<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690</id><updated>2011-04-21T20:15:08.834-07:00</updated><title type='text'>Membaca Diri, Melukiskan Pribadi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>36</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-2112879887117183759</id><published>2009-05-04T01:05:00.000-07:00</published><updated>2009-05-04T01:22:06.235-07:00</updated><title type='text'>Akhirnya bertemu lagi!</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama tak berkumpul, bersama dan bersinergis dengan teman-teman LDK. Panggilan itu datang juga. Ahad kemarin ada baksos jarmus FSLDK bandung raya di Bale endah. Rasanya rindu bertemu dengan mereka. Wajah-wajah ceria dan bersemangat di dakwah kampus. Semoga tetap istiqomah akhwat fillah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-2112879887117183759?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/2112879887117183759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=2112879887117183759' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/2112879887117183759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/2112879887117183759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2009/05/akhirnya-bertemu-lagi.html' title='Akhirnya bertemu lagi!'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-4345411011444444501</id><published>2009-03-31T23:47:00.000-07:00</published><updated>2009-04-01T00:38:19.137-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Pendahuluan...</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga dakwah kampus baik berupa DKM, Bidang kerohanian,dan lainnya dapat diibaratkan sebagai jantung-nya kampus. Mengapa demikian, karena berdenyutnya jantung merupakan indikasi kehidupan, dan diamnya jantung berarti ketiadaan kehidupan. Sepakat atau tidak, memang begitulah faktanya. Sebuah kampus yang di dalamnya tidak ada syi’ar Islam ia seolah mati, tidak mempunyai kehidupan. Oleh sebab itu syi’ar Islam dikampus merupakan tolak ukur kehidupan sebuah lembaga keislaman kampus. Jika vacum, maka matilah ia. Oleh sebab itu, semua orang yang terlibat dan bergabung dalam lembaga keislaman kampus harus bergerak dinamis dan sinergis untuk menghidupkan kampusnya dengan syi’ar-syi’ar keislaman. Bukan hanya rutinitas! Akan tetapi disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan mad’u serta tidak asal terlaksana, dengan target ketika LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) ada agenda yang sudah dilaksananakan. Jika hanya alasan itu, maka hasilnya adalah nol besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, kita tidak ingin apa yang kita usahakan sia-sia. Semua mesti ada hasilnya sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Oleh karenanya, dalam merancang sebuah agenda dakwah diperlukan sebuah strategi-strategi yang apik dan cantik, yakni dengan memperhatikan berbagai aspek yang menjadi pendukung dari kelancaran agenda yang akan dilaksanakn. Hal itu diantaranya, tujuan, personal, sarana dan prasarana, jaringan serta  strategi. Dan yang  tidak boleh dilupakan adalah informasi dan data, karena informasi dan data bukanlah segala sesuatu, tapi tanpa informasi dan data maka jadilah segala sesuatu... bukan sesuatu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pendahuluan ini akan membicarakan hal-hal pendukung dalam merancang sebuah agenda dakwah. Bukan teknis, akan tetapi  lebih pada mind set personal sebagai jundi dan jundiah dakwah. Sehingga agenda tidak sebatas agenda, tetapi mempunyai goal yang pasti dan mempunyai ruh Islam. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. Upaya Menghilangkan Kejumudan Kader terhadap Agenda Dakwah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Kita awali bahasan ini dari real kondisi LDK dilapangan, ada sebuah LDK yang agendanya selalu satu tipe dari tahun ke tahun. Misalnya “SEMARAK LDK”, agenda ini merupakan agenda tahunan, dimana setiap departemen yang ada mempunyai satu program kerja yang jadi andalan dan dilaksanakan serangkaian dalam agenda itu. Bagus memang, semua terlihat gebyar namun perlu di evaluasi, apakah tujuan tercapai atau tidak,  efektif atau tidak. Sehingga tidak berulang agenda yang sama disetiap tahunnya dengan alasan “dulu juga ada kegiatan ini”  tanpa mempertimbangkan ketepatannya. Dikampus yang berbeda ada yang agenda setiap tahunnya tidak sama. Artinya tidak pernah mengulang kegiatan yang sama, semua baru dan tidak sama. Kelebihan LDK ini mempunyai daya inovasi tinggi dan berani mengambil resiko. Mereka mengatakan “kami tidak pernah gagal melaksanakan kegiatan, karena kegiatan kami tidak pernah sama dengan kepengurusan sebelumnya” . Bagus, tetapi perlu dipertimbangkan reliabilitasnya. Jika tidak ada pembanding tentu agak sulit menyimpulkan apakah kegiatan yang dilaksanakan berhasil atau tidak.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   Jadi, Bagaimanakah sebaiknya kita merancang sebuah kegiatan supaya tidak terjebak dalam lingkaran rutinitas. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama,&lt;/span&gt; kita harus mengetahui tujuan dari kegiatan yang akan dilaksanakan. Karena setiap orang akan bergerak sesuai dengan pemahamannya, jadi tanpa mengetahui tujuan yang jelas kita tidak akan mengetahui apa yang harus kita lakukan. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, berpikirlah terbuka dan jauhkanlah diri dari stagnasi (kebekuan) pemikiran dan mulailah bebas berpikir dan berpendapat. Namun perlu digarisbawahi, kebebasan berpikir disini bukan bebas tanpa nilai, akan tetapi kebebasan berpikir  yang sarat dengan nilai keislaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, pilih dan kumpulkanlah orang-orang yang berpotensi dan ahli. Karena didalam Islam kita diajarkan supaya menyerahkan sebuah urusan kepada ahlinya. Selain itu jangan lupa untuk melibatkan orang-orang baru sebagai bentuk pembelajaran, dan ini merupakan bentuk kaderisasi untuk kepengurusan berikutnya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keempat, &lt;/span&gt;berilah dukungan pada ide-ide baru yang muncul. Ini sangat penting karena tanpa dukungan yang penuh ide yang muncul akan mentah kembali dan akhirnya tetap terjebak pada pemikiran lama dan begitu-begitu saja. Kelima, perlu diperhatikan siapa yang kita pilih sebagai mas’ul, karena itu pun berpengaruh. Seorang mas’ul yang mempunyai sikap otoriter atau menggurui akan menyebabkan jundi tidak kreatif karena beberapa sebab, diantaranya takut salah dan takut disalahkan. Jika jundi sudah seperti ini maka ia hanya akan melakukan apa yang diperintahkan mas’ul saja tanpa berpikir yang lain. Oleh sebab itu seorang mas’ul sebaiknya memberikan kesempatan kepada jundinya untuk berpikir, berpendapat dan bertanya sehingga ide-ide cerdas bermunculan. Terakhir, semangat untuk terus berkarya harus tetap ditanamkan pada jundi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Mencoba Memahami Profesionalisme dalam Mengelola Kegiatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Profesional biasa disandangkan pada sebuah pekerjaan yang mempunyai standarisasi, kode etik dan berbalas materi. Kemudian pertanyaannya, haruskah kegiatan kita dikelola dengan profesional? Jawabannya “Harus” tentu harus profesional. Untuk mengelola kegiatan secara profesional dipastikan ada aktor disana, yakni panitia-nya (personal). Oleh sebab itu, sebelumnya kita mencari tahu terlebih dahulu sifat apa saja yang seharusnya ada pada orang yang dikatakan profesional. Dari beberapa artikel yang saya baca, maka dapat disimpulkan bahwa seorang profesional seharusnya memiliki sifat yang tekun, sabar, tahan godaan (komit), dinamis, kreatif, pembelajar, berilmu dan berkompetensi, mengabdikan diri penuh, pelayan bagi orang lain, bisa menjadi uswah, mempunyai impian tinggi tetapi rasional, bijak, memahami skala prioritas, semangat kerjanya tinggi, dan berusaha merampungkan pekerjaannya sampai berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat ideal, namun berusaha untuk ideal adalah keharusan. Bukankah Allah SWT telah menggambarkan bagaimana profesionalisme ini di dalam QS. Al-Mulk ayat 3 dan 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas menggambarkan salah satu contoh dari kesempurnaan ciptaan Allah. Kata profesional (itqaan) artinya teliti, sungguh-sungguh, serius, rapi dan sempurna. Jadi dalam konteks ini  seharusnya tidak ada yang main-main dalam mengemban amanah dalam sebuah kegiatan karena semua akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT kelak. Oleh sebab itu, dalam mengelola sebuah kegiatan harus diawali dengan niatan Lillah, memahami seluruh rancangan secara komprehensif (menyeluruh) tidak sepenggal-sepenggal. Kemudian  rela mengorbankan waktu, pikiran, tenaganya, bersungguh-sungguh beramal jama’I dengan rapi, tsiqoh, saling mengisi, dan terakhir harus benar-benar ikhlas. Sudah kita pahami bersama bahwasannya setelah melaksanakan kegiatan dakwah sangat jarang berbalas materi dari sesama makhluk, akan tetapi insya Allah pahala menanti kita di akhirat nanti. Dan keyakinan ini harus lebih kuat lagi karena Allah telah menerangkannya dalam QS. At-taubah ayat 111.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah didalam Taurat, Injil dan Al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar!.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, meskipun tidak berbalas materi, insya Allah Jannah telah menanti kita jika apa yang kita lakukan telah benar-benar sesuai standar Islam yang dilandasi dengan ilmu dan sesuai dengan kode etik yang dicontohkan Rasulullah saw. Sehingga berada di ujung terbaik (cutting edge) dan bermanfaat untuk ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c. Tajarrud  “ Tiada Kata Cukup”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah, seorang sahabat Rasul saw yang tidak ikut berperang saat Perang Tabuk tanpa uzur, yakni Ka’ab bin Malik. Namun setelahnya ia sadar dan tetap komit terhadap Islam dan Rasulullah saw meskipun harus mengalami pemboikotan bicara dari ummat Islam saat itu sampai lima puluh hari. Adakah halnya kita saat ini, berdiam diri tanpa uzur menghindari amanah-amanah dakwah yang menanti? Jawabnya tentu tidak, karena kita sadar bahwa kita adalah ummat terbaik yang harus menyusun batu bata perbaikan ummat. Seperti diterangkan dalam QS. Ali-Imran ayat 110.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tidak ada alasan bagi kita selain terus bergerak dalam kebaikan. Imam Hasan Al-Banna pernah mengungkapkan bahwa “Dakwah ini tidak mengenal sikap ganda. Ia hanya mengenal satu sikap totalitas. Siapa yang bersedia untuk itu, maka ia harus hidup bersama dakwah dan dakwah melebur dalam dirinya. Sebaliknya, barangsiapa yang lemah dalam memikul beban ini, ia terhalang dari pahala besar mujahid dan tertinggal bersama orang-orang yang duduk. Lalu Allah SWT akan mengganti mereka dengan generasi lain yang lebih baik dan lebih sanggup memikul beban dakwah ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita tidak termasuk golongan yang berdiam diri ataupun golongan yang digantikan, tetapi kita menjadi penggerak dan generasi yang senantiasa lebih baik. Bukankah kita dihisab diakhirat sendiri-sendiri! Oleh sebab itu, berkontribusilah semampu kita, jadilah trend center jangan hanya follower.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;d. Menata Barisan - Mentadhaburi Surat Ash - Shaff : 4 dan Al - Anfal: 60&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang kita lakukan memerlulan persiapan dan strategi, apalagi dalam mengelola sebuah wajihah amal dan kegiatan dakwah. Bagaimana Allah memberikan sinyal-sinyal manajemen yang baik seperti tertuang dalam QS. Ash-Shaff ayat 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di Jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kukuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui bersama, bahwa kebaikan yang tidak terorganisir akan kalah terkejahatan yang terorganisir. Oleh sebab itu kerapian gerak dalam berjihad merupakan sebuah keharusan karena ini merupakan ciri orang mukmin yang dicintai Allah SWT. Begitupun dengan persiapan yang lainnya, di dalam tafsir fizhilalil qur’an terkait QS. Al-Anfal ayat 60.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggetarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedangkan Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan bahwa pasukan Islam harus senantiasa mempersiapkan persiapan-persiapannya dan mengoptimalkan kekuatannya, agar kekuatan yang mendapat petunjuk ini merupakan kekuatan tertinggi dimukabumi, yang ditakuti oleh semua kekuatan yang batil dan didengarkan kekuatannya diseluruh penjuru dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan yang harus dipersiapkan diantaranya adalah kekuatan iman , yang akan menjadikan mereka percaya dan berkeyakinan bahwa mereka adalah pembela kebenaran, penegak kalimah Allah dimuka bumi dan mereka pasti menang dalam menghadapi dan membasmi kezhaliman dan keangkaramurkaan. Kekuatan iman yang sempurna inilah yang dapat membina kekuatan mental yang selalu ditanamkan pada hati segenap rakyat agar mereka benar-benar menjadi banga yang tangguh dan perkasa dalam menghadapi berbagai kesulitan dan cobaan. Bangsa yang kuat mentalnya tidak akan dapat dikalahkan oleh bangsa lain bagaimanapun sempurnanya peralatan  dan senjata mereka. Hal ini telah terbukti dalan perang Badar. Lainnya adalah kekuatan fisik, yang akan memberikan arti pada kekuatan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kekuatan yang dimaksud adalah untuk menggentarkan musuh Allah, ini adalah isyarat bahwa kekuatan yang dipersiapkan bukan untuk menindas, melainkan tetapi untuk menghalangi pihak lain yang bermaksud melakukan agresi. Ini karena yang bermaksud jahat akan berpikir seribu kali jika menyadari kekuatan yang akan dihadapinya. Artinya, kekuatan yang dipersiapkan harus sesempurna mungkin sehingga tidak ada satu pihak pun yang berpikir untuk mengancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan untuk membela nilai Ilahi memerlukan biaya, maka ayat ini memerintahkan untuk menafkahkan harta sambil mengingatkan bahwa Allah SWT akan membalasnya sesuai kemurahan Allah dan niat serta upaya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, sudah selayaknya dalam hal apapun kita melakukannya dengan rapi, tertata, penuh persiapan, dan ikhlas. Saya tutup tulisan ini dengan QS. Al-Hijr ayat 99.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ganbatte...!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-4345411011444444501?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/4345411011444444501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=4345411011444444501' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4345411011444444501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4345411011444444501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2009/03/sebuah-pendahuluan.html' title='Sebuah Pendahuluan...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-4318945202252097991</id><published>2009-03-24T23:57:00.001-07:00</published><updated>2009-03-25T00:20:30.288-07:00</updated><title type='text'>Terabaikan</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitungan waktu tak terasa memang. Dulu, kita masih suka berlari, bermain bersama kakak dan teman kita, juga digendong ibu dan ayah. Namun sekarang kita telah meninggalkan masa itu, cepat dan begitu cepat. Bahkan ada yang telah bergelar sama dengan ibu dan ayah kita sebagai orang tua. Dulu, ayah begitu kuat, enerjik dan rajin berolahraga. Tapi sekarang jangankan olahraga, ada dirumah saja suka sakit pinggang. Dulu, rambut ibu belum memutih dan masih penuh aktivitas mengurusi rumah tangga dan lainnya. Tapi sekarang rambutnya mulai memutih, fisiknya mulai melemah dan tidak sesehat dulu lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya bagaimana kehidupan ini? Apakah kita dilahirkan, hidup berumah tangga, tua kemudian mati. Begitukah... dengan menyisakan banyak PR yang tidak terselesaikan atau bahkan tidak diketahui bahwa kita mempunyai PR di dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orientasi kehidupan setiap orang berbeda. Itu bergantung pemahamannya, karena setiap orang bergerak sesuai dengan pemahamannya. Oleh karena itu, pemahaman yang benar adalah mutlak adanya dan menjadi PR besar para da'i/da'iyah dan murobbi/murobbiyah yang senantiasa menyeru kepada yang haq dan membina kepribadian muslim, sehingga PR-PR kita didunia dapat terselesaikan di akhir kehidupan kita. Kalaupun usia ini tak mampu menyelesaikannya, biarkan kita wariskan PR ini pada generasi yang lebih baik, lebih produktif, dan lebih kuat daripada kita sehingga tidak ada hutang  diakhirat nanti dengan meninggalkan generasi yang lebih buruk dari diri kita. Maka menjadi da'i/da'iyah adalah mutlak adanya dan menjadi murobbi/murobbiyah adalah bentuk syukur kita berada dalam naungan jama'ah Islam ini. Wallohu'alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk Ibu... syafakillah, Allahumma isfii...&lt;br /&gt;Teruntuk Sahabat perjuanganku, afwan jiddan ada janji yang belum tertunaikan, moga Allah SWT memberi kelapangan kepada ana untuk segera ana tunaikan. Semangat!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-4318945202252097991?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/4318945202252097991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=4318945202252097991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4318945202252097991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4318945202252097991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2009/03/terabaikan.html' title='Terabaikan'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-2169673965576702401</id><published>2009-03-04T00:19:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T00:40:15.315-08:00</updated><title type='text'>Fase berikutnya!</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_BBgawmHRJX8/Sa47z2rEQzI/AAAAAAAAAA0/uLPyfaXjO3U/s1600-h/akhwat+tangguh4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309246772751909682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 246px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_BBgawmHRJX8/Sa47z2rEQzI/AAAAAAAAAA0/uLPyfaXjO3U/s320/akhwat+tangguh4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bismillah...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setiap orang tentu akan melewati fase-fase kehidupan. Baik disadari ataupun tidak, ia direncanakan maupun tidak. Seharusnya mind set awal kita adalah titik fokus yang tepat pada sasaran, sehingga tidak bercabang kemana-mana dan akhirnya hanya setengah jadi ataupun menjadi kepompong yang prematur. Padahal mengharapkan impian menjadi kupu-kupu yang cantik, bisa terbang tinggi dan indah dipandang. Ana teringatkan dengan sebuah kiriman gambar disamping dari salah seorang saudara seiman yang mudah-mudahan selalu dalam lindungan-nya. Sehingga senantiasa bisa saling menyemangati dalam berbagai fase kehidupan. Aamiin&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada di ujung masa kuliah, tapi semua bisa bercabang. Mestinya fokus satu-satu, diselesaikan dulu. Setelah itu baru melangkah ke fase kehidupan berikutnya. Step by step adalah pola pikir ideal. Namun pada kenyataannya terkadang semua berbaur menjadi satu, antara kuliah, kerja, wirausaha bahkan menikah. Intinya semua mesti bisa dimenej dan diselesaikan. Jika semua setengah-setengah maka tidak ada yang akan dipetik. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ingatlah pada sebuah ayat dalam QS. al-insyiroh ayat 7 : &lt;em&gt;"Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)". &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jadi, selesaikan satu-satu... insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-2169673965576702401?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/2169673965576702401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=2169673965576702401' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/2169673965576702401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/2169673965576702401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2009/03/fase-berikutnya.html' title='Fase berikutnya!'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BBgawmHRJX8/Sa47z2rEQzI/AAAAAAAAAA0/uLPyfaXjO3U/s72-c/akhwat+tangguh4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-4194008092106573041</id><published>2009-02-06T22:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T23:08:32.577-08:00</updated><title type='text'>Aku mencintai mu...</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat engkau tilawah begitu menggugah hati ku. Engkau egois, sama seperti diriku tapi ketangguhan-mu menghadapi kehidupan ini membuat aku tak segan untuk mengatakan ... aku mencintai-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedewasaanmu tak diragukan, dengan kafaah keilmuan yang kau miliki. Kau bisa tepat memutuskan segala sesuatunya. Kesabaran-mu, sikap diam-mu. Ah... tak tahan juga aku katakan... aku mencintai-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak protes, tapi ketika aku mengkritik-mu, engkau bilang "bukannya disitu yang begitu". Jarang ditemukan satu kata sepakat bila mendiskusikan masalah pilihan dan pemikiran. Namun, dengan itu kau tunjukan kekurangan-ku. Walaupun hanya didalam hati tetap ku katakan... aku mencintai-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku lemah dan tidak ada teman berbagi. Engkau hadir dan berusaha menenangkan diriku walaupun kau tak tahu masalah yang ku hadapi. Engkau begitu anggun, tapi kadang tertutup dan berlebihan dalam mengemukakan sesuatu, atau mungkin terbawa perasaan. Tapi begitulah akhwat. Aku suka kepribadian-mu dan telah ku katakan... aku mencintai-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku biasanya agak canggung untuk meminta kritikan dari orang terdekat, pasti kekurangan diri akan dikatakannya. Namun ternyata berbeda, engkau bilang "U'r the best" dan membuat-ku tidak tahu harus berkata apa. Sobat akhirnya harus ku katakan juga... aku mencintai-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak alasan kita untuk mencintai seseorang. Entah keluarga, sahabat, teman atau bahkan rival kita sekalipun. Apalagi jika terikat tali iman, tentu ada hak dan kewajiban yang harus kita tunaikan untuk memenuhi hak-hak persaudaraan. Hadirkan perasaan cinta kita untuk senantiasa menegakkan kalimah-Nya. Bergerak, berkarya, berkontribusi-lah dengan cinta yang dilandasi keimanan karena-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-4194008092106573041?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/4194008092106573041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=4194008092106573041' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4194008092106573041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4194008092106573041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2009/02/aku-mencintai-mu.html' title='Aku mencintai mu...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-5581344461733528042</id><published>2009-01-22T21:49:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T22:27:11.038-08:00</updated><title type='text'>Kelewat.......</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kisah yang tidak perlu ditiru, cukup jadi pelajaran saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore dalam sebuah rapat, di lantai dasar masjid kampus. Setelah rapat sekian lama berjalan, ana merasa kurang sepakat dengan salah seorang ikhwan, akhirnya ana lakukan aksi walk out tanpa sepengetahuan ikhwan... tahu-nya pas ikhwan sudah beres berpendapat dia tanya, "teh gimana?". Teman ana bilang, "teteh nya juga gak ada di tempat!".  Afwan ya, hijab kelewat tinggi jadi antum tidak tahu ana tinggalkan forum. Mestinya tidak begitu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih pada suatu sore, pulang dari tempat KKN. Kondisi terburu-buru ngejar angkot biar cepat. Seperti biasa ana tidak terlalu perhatikan kondisi sekitar. Ternyata di angkot hanya satu tempat yang tersisa dekat pintu. Ana pikir tidak apa-apa lah yang penting cepat sampai rumah. Ternyata sopir minta dipenuhi tempat duduk jadi ana pindah kesebelah kanan. Spontan ana pindah dengan memegang lutut orang yang duduk disebelah ana. Astaghfirullah........ Ana pikir yang duduk sebelah ana adalah ibu-ibu karena perawakan gemuk dan memakai sweater orange seperti akhwat, tahu-nya seorang akh bertopi. Langsung ana tidak enak hati. Alhamdulillahnya ikhwan ini cuek-cuek saja. Jadi ana agak lega. Yang ini kelewat ghodul bashor jadi tidak tahu siapa yang ada disamping. Moga tidak terjadi lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isrof memang tidak boleh, mesti berperilaku sewajarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-5581344461733528042?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/5581344461733528042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=5581344461733528042' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5581344461733528042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5581344461733528042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2009/01/kelewat.html' title='Kelewat.......'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-7711902097188327193</id><published>2009-01-01T00:32:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T01:07:43.652-08:00</updated><title type='text'>Gadis!</title><content type='html'>dua hari lalu kau ke rumah-ku lagi,&lt;br /&gt;aku terhenyak, bercampur antara ragu dan khawatir&lt;br /&gt;ternyata wajahmu ceria dan kau tampak lebih bersih&lt;br /&gt;lebih gemuk dan berseri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perkenalan itu hanya dibahu jalan&lt;br /&gt;saat malam selepas aku mengajar anak-anak mengaji&lt;br /&gt;kau menghampiri-ku dengan sepeda-mu&lt;br /&gt;kau katakan ingin mengaji dan bisa mendo'akan orang tua-mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku sambut keinginan-mu&lt;br /&gt;ku perkenalkan nama-ku dan...&lt;br /&gt;aku minta kau datang ke masjid besok malamnya,&lt;br /&gt;engkau terlihat malu bergabung dengan anak-anak saat itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;usia-mu memang lebih senior dari mereka&lt;br /&gt;engkau bilang usia-mu 19 tahun&lt;br /&gt;tapi kau juga bilang pada adik-ku usia-mu 22 tahun&lt;br /&gt;aku bingung, ditambah cerita-cerita mu yang membuat aku serba salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana membantu-mu?!&lt;br /&gt;engkau seorang khadimat, yang tertekan&lt;br /&gt;aku terbiasa bebas tanpa ada yang mengikuti-ku kemanapun&lt;br /&gt;namun dari saat perkenalan itu, engkau jadi bagian hidup-ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sangat kaget saat pertama engkau ke rumah-ku&lt;br /&gt;engkau curhat seperti biasa&lt;br /&gt;tentang keluarga, majikan dan lainnya&lt;br /&gt;roman wajah yang aneh...&lt;br /&gt;saat aku melihatmu tersenyum, dalam waktu singkat kau menangis&lt;br /&gt;aku bingung?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu hari, engkau mencari-ku di masjid&lt;br /&gt;tapi seperti biasa aku langsung masuk ruangan kelas&lt;br /&gt;tanpa ku tahu keberadaan-mu saat itu&lt;br /&gt;entah kenapa, aku menjadi takut engkau jadi bagian dari hidup-ku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya engkau naik ke lantai dua, ruangan kelas-ku&lt;br /&gt;karena pelajaran belum usai, maka kau tak berani masuk...&lt;br /&gt;aku mulai gelisah, apa lagi yang akan engkau sampaikan padaku...&lt;br /&gt;aku lihat engkau membawa buku tuntunan shalat yang aku berikan saat itu&lt;br /&gt;rupanya engkau akan mengembalikannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sudahlah, aku berikan saja buku itu...&lt;br /&gt;entah kenapa aku pasang wajah-ku tak seramah biasanya kepada-mu&lt;br /&gt;maafkan aku gadis! aku bingung...&lt;br /&gt;selepas anak-anak shalat isya berjamaah aku masuk ruangan guru&lt;br /&gt;aku tak begitu pedulikan-mu, maafkan aku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku duduk di pojok ruangan&lt;br /&gt;aku tahu, engkau tidak akan berani masuk&lt;br /&gt;akhirnya engkau bilang ada keperluan dengan-ku pada teman-ku&lt;br /&gt;teman-ku meminta supaya engkau masuk ruangan&lt;br /&gt;tapi engkau tidak mau, engkau pun bilang mau pinjam HP untuk telphon kakak&lt;br /&gt;teman-ku bilang, tidak ada pulsa-nya&lt;br /&gt;aku tidak mengerti apa yang dikatakan teman-ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan aku, mungkin engkau merasa sakit saat itu...&lt;br /&gt;tapi aku tidak mau terus berada dalam kebingungan,&lt;br /&gt;jika ini akhir cerita engkau dan aku&lt;br /&gt;aku harap engkau bahagia ditempat baru-mu&lt;br /&gt;sekali lagi maafkan aku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-7711902097188327193?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/7711902097188327193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=7711902097188327193' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7711902097188327193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7711902097188327193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2009/01/gadis.html' title='Gadis!'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-1000812687284008590</id><published>2008-12-31T23:27:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T00:21:32.742-08:00</updated><title type='text'>Palestina-ku.........</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian waktu tak mengubah nasib mu wahai tanah suci tiga agama. Palestina... Entah sampai kapan konflik berakhir disana. Hari-hari yang dilalui selalu bernafaskan debu-debu perjuangan, bahkan darah merah pengorbanan. Semua menjadi satu gemuruh semangat jihad. Ana yakin dan sangat yakin, Islam akan berjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rabb... Satukanlah hati-hati kami untuk senantiasa berjuang dijalan-MU, membantu perjuangan saudara-saudara kami di Palestina, jayakanlah cahaya Islam dimanapun berada, berikanlah kekuatan kepada kami semua untuk istiqamah bersama-MU, izinkan kami menjadi prajurit-prajurit-MU sehingga syahid menjadi akhir dari kehidupan kami di dunia ini... aamiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palestina nun jauh disana, namun kita sebagai sesama muslim sudah selayaknya saling membantu. Ana teringat sebuah sms dari salah seorang sahabat seperjuangan dari Lampung sana, redaksinya seperti ini : &lt;em&gt;"Tahukah kita hubungan antara kedua bola mata? Mereka selalu bergerak bersama, melihat dan terpejam bersama, bahkan menangis bersama... Mereka selalu sejalan dalam kebersamaan, meskipun keduanya tidak bisa melihat satu sama lain... Itulah ukhuwah, semoga Allah senantiasa menguatkan pijakan kaki kita dalam kebersamaan karena-Nya..."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membantu saudara kita di Palestina  bisa dengan berbagai cara, salah satunya dengan menunjukkan rasa simpati dan empati kita melalui aksi damai yang insya Allah akan menjadi sebuah dukungan moral bagi perjuangan saudara-saudara kita disana. Atau pun menyalurkan donasi kita melalui badan-badan yang peduli dengan nasib bangsa Palestina, bisa dengan &lt;em&gt;one man one dollar&lt;/em&gt;, atau bahkan lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, disaat tahun baru Hijriyah ana putuskan untuk ikut aksi damai Palestina di Jakarta padahal sebelumnya ana sudah putuskan untuk ikut pawai MDA menyambut tahun baru. Tapi ana tidak bisa berdiam diri melihat permasalahan yang lebih besar. Perjalanan Bandung-Jakarta tidaklah seberapa dibanding dengan perjalanan panjang penderitaan rakyat Palestina. Begitupun dengan kegelisahan menghadapi bapak polisi yang berjajar lengkap dengan tameng dan pentungannya, tidak ada apa-apanya dibandingkan saudara-saudara kita yang di bom bardir disana. Berpanas-panas yang hanya sekian jam  juga tak sebanding dengan perjuangan di Palestina sana. Apa yang bisa kami lakukan untuk membebaskan Engkau, Palestina-ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas aksi, kami masih bisa istirahat sepuasnya, tersenyum, tertawa, bercanda, mengurusi hal-hal kecil dan bahkan sia-sia. Sungguh sangat jauh sekali perbedaan kondisi disana dan disini saudara-ku... Disini selepas aksi masih sempat-sempatnya berphoto, nampang dengan bendera Palestina dan syal di wajah, seolah mujahid sejati. Mungkin kami harus meluruskan niat kembali supaya hanya karena Allah, bukan siapa-siapa. Syahid masih jauh dari kualitas diri ini, jika gelar itu layak disandang pada diri ini, maka ajaklah diri ini bersamamu saudara-saudara-ku para syuhada Palestina... Ana uhibbukum fillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Never ending story for jihad Palestina......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-1000812687284008590?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/1000812687284008590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=1000812687284008590' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/1000812687284008590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/1000812687284008590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/12/palestina-ku.html' title='Palestina-ku.........'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-1829164881982345170</id><published>2008-12-22T01:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T04:58:15.809-08:00</updated><title type='text'>Selamat Hari Ibu...</title><content type='html'>&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Bismillah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Usap lembut kasih tak henti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Belaian canda menyeriak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Tak hari tak tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Semua mengalir ditepi waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Kadang amarah hanya tersimpan dalam kata hatimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Tetaplah kau sayang aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Mungkin seribu luka dalam dada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Tetapi tetap hanya ada dalam kebisuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Engkau tegar dalam kepayahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Engkau bak menteri dalam hal apapun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Menata, mengatur, dan merencanakan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Ibu... dapatkah aku seperti mu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Dapat melalui kehidupan ini dengan matang..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Penuh pertimbangan, tepat, dan hebat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Cukuplah peluhmu sampai hari ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Aku harap, esok aku bisa setegar dan sehebat engkau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Menjadi Ratu Rumah Tangga sejati...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;Maafkan aku, dihari ini tak dapat ku beri apapun pada mu, tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Aku harap engkau mengerti. Terimakasih Ibu... Sayang dan cintaku untukmu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); FONT-STYLE: italic; TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,51,153)"&gt;"Selamat Hari Ibu"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-1829164881982345170?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/1829164881982345170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=1829164881982345170' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/1829164881982345170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/1829164881982345170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/12/selamat-hari-ibu.html' title='Selamat Hari Ibu...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-3246051776695276921</id><published>2008-12-04T21:22:00.000-08:00</published><updated>2008-12-04T22:54:01.333-08:00</updated><title type='text'>Acapella?!</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menginjak desember ana teringat sesuatu... ya, kado milad beberapa tahun ke belakang dari kakak ana. Setiap ana ingin sesuatu, biasanya kakak ana belikan pas milad. Tapi tidak yang aneh-aneh. Paling buku, kaset, dll. Ana cenderung pendiam tapi dulu sempet jadi maniak nasyid, khususnya aliran acapella. Bagi ana acapella lebih dasyat ruhy-nya dan ngena. Mungkin lain orang lain juga kesukaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa group nasyid yang ana suka, diantaranya  Suara Persaudaraan, Mupla, Snada, JV, Gradasi, dan Al-Ginat. Koleksi kaset yang paling banyak Mupla, Al-Ginat ada, SP juga ada. Kalau JV ana pinjam saja karena nampang banget personilnya buat ngeres di mata... (harus ghodul bashor kan), padahal ana suka nasyid-nasyidnya, sayang susah buat jaga hati, afwan ya bro... hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu sekitar tahun 2003 ana main ke rumah teman sekolah di Cikarang, dia bilang kalau nasyidnya SP ada yang berjudul "Reno", waktu itu ana benar-benar penasaran. Dia bilang pokoknya ngegambarin ana banget! Wah, tambah penasan ni...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama setelah itu ana jalan-jalan ke toko kaset, dan menemukan kaset yang dimaksud. Tapi sayang ana sedang nggak ada uang waktu itu, jadi cuma lihat dari jauh saja... sedih juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ana sudah meninggalkan dunia per-nasyid-an, alias jarang dengarkan dan koleksi kaset dan CD nggak nambah sejak 2004. Bagi teman-teman yang mau kasih ana kaset "SP" yang judulnya "Reno" dengan gratisan boleh-boleh saja ya, insya Allah ana terima dengan senang hati... afwan hanya bercanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hobby terkadang ditinggalkan setelah ada aktivitas baru yang lebih diprioritaskan! Bernasyid boleh juga sesekali untuk hilangkan penat-penat aktivitas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-3246051776695276921?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/3246051776695276921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=3246051776695276921' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/3246051776695276921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/3246051776695276921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/12/acapella.html' title='Acapella?!'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-7049046386993427538</id><published>2008-11-30T03:36:00.000-08:00</published><updated>2008-11-30T05:17:30.061-08:00</updated><title type='text'>Sisa...</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah... Bulan Dzulhijjah sudah hadir, itu tanda akan berakhirnya Tahun Hijriah. Apakah kita mengakhirinya dengan husnul khatimah atau sebaliknya? Dijawab masing-masing saja. Mungkin besar harapan kita untuk diampuni dosa di satu tahun kebelakang dan satu tahun kedepan dengan memanfaatkan moment shaum sunnah Arafah. Tapi alangkah lebih baiknya jika kita luruskan kembali niat kita hanya semata-mata Lillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi ana me-list agenda hari ini, lumayan padat dari pagi sampai maghrib. Alhamdulillahnya ada kesempatan rehat, jadi bisa ke warnet sore ini dengan sisa lelah dan kata-kata. Membina dan dibina adalah alur yang tak terpisahkan, memberi dan menerima begitulah kehidupan berputar. Nikmat yang sangat luar biasa saat kita bisa istiqamah bersama-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penat-penat aktivitas rutin mulai menjadi ganjalan dalam lalulintas pikiran, tapi tak mengapa.. Toh hidup terkadang memang lurus-lurus saja, namun kejutan-kejutan menarik terkadang juga menjadi bunga-bunga indah dalam alam nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama ana tidak beraktivitas seperti hari ini, dimana hitungan menit benar-benar jadi ukuran. Padahal beberapa bulan lalu ana merasa sudah banyak waktu luang. Intinya menata kembali semua aktivitas kita dengan memanfaatkan kesempatan waktu yang kita miliki, maka insya Allah waktu kita menjadi tidak sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu hal yang menarik di hari tadi. Anak-anak MDA melakukan manasik haji, lokasinya masih disekitar masjid. Karena sudah besar jadi agak mudah di atur. Ada teriakan yang janggal saat melempar jumroh. Apa itu???  Ada anak yang berteriak "turunkan harga BBM...!!!!", eh satu anak malah ikut-ikutan "turunkan harga sembako...!!!". Waduh maksudnya apa dik?! Mungkin ini pikiran yang ada pada anak-anak secara spontan, tapi... bisa jadi ini karena korban berita atau perbincangan dikeluarga. Yang jelas mungkin ini adalah sesuatu yang terekam dalam benak mereka. Ana hanya berharap moga mereka kelak lebih baik dari diri ana, penerus risalah dakwah dan menjadi pemimpin yang adil dan tangguh. Aamiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afwan tulisan ini ada dalam lelah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-7049046386993427538?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/7049046386993427538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=7049046386993427538' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7049046386993427538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7049046386993427538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/11/manasik-haji.html' title='Sisa...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-5219701825105368349</id><published>2008-11-12T20:34:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T20:46:20.965-08:00</updated><title type='text'>Barakallahu...</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak warna melukis akhir bulan oktober dan awal november, berita gembira khususnya. Ana haturkan ucapan Barakallahu... Teruntuk sahabat seperjuanganku sewaktu sekolah, kerja, kost dan menapaki jalan dalam mencari kematangan hidup. Untukmu yang wisuda tanggal 30 Oktober kemarin sahabat Euis Ernawati, moga jadi Ibu Bidan yang baik dan ilmunya bermanfaat bagi ummat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakallahu... kembali ana haturkan untuk adik tim BP-Nas FSLDK Jabar ukhti Lina Herlina yang telah melangsungkan pernikahan tanggal 8 November kemarin dengan akh Sofyan Taufik. Moga bingkai dakwah senantiasa menjadi bekal perjalanan baru antum berdua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakallahu... Teruntuk sahabat2 yang senantiasa memperbaharui keimanannya dalam setiap tapak kehidupan, tetap semangat dan istiqamah. Apapun keputusan yang kita ambil semoga senantiasa disertai dengan lillah. Aamiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-5219701825105368349?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/5219701825105368349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=5219701825105368349' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5219701825105368349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5219701825105368349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/11/barakallahu.html' title='Barakallahu...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-7689461190742883272</id><published>2008-10-11T04:17:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T05:05:39.541-07:00</updated><title type='text'>Akhawat harus sehat</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun sudah ana jalani pekerjaan sebagai penyantun kerohanian, pekerjaan yang bukan sekedar pekerjaan. Tetapi wisata ruhani dan hati. Sungguh banyak hikmah yang dapat ana ambil. Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepekan dua kali ana masuk kerja, hanya dua jam saja seharinya. Ringan sepertinya, tetapi perlu persiapan mental dan ruhiyah dalam menghadapi pasien. Wajah senantiasa penuh senyum, adem, ramah, dapat menenangkan pasien tentunya. Lama berjalannya waktu, tanpa disadari akhirnya ana jadi penyantun kerohanian spesialis kebidanan. Entah karena jadwal atau sudah pantas jadi ibu kali ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien di Lantai kebidanan memang tidak terlalu banyak, tapi menghadapi pasien yang akan di operasi, akan melahirkan atau anaknya meninggal diperlukan seni komunikasi yang apik dan pengalaman yang tidak sedikit. Disinilah ana mulai mengamati karakteistik pasien setiap harinya, atau hal apa saja yang biasa terjadi. Terkadang dalam satu hari ana menemukan semua bayi yang lahir ikhwan semua atau sebaliknya, ada juga dalam satu hari anak ke-3 semua, atau yang di operasi kista menjadi mayoritas. Namun pernah juga ana menemukan dua  ibu yang melahirkan di usia 19 tahun, dan kedua anak ibu tersebut meninggal, innalillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana banyak terlibat  dialog dengan para ibu disana, akhirnya ana menemukan beberapa yang menjadi kendala persalinan para ibu,diantaranya penyakit maag,penyakit asma,tekanan darah tinggi dan HB (-). Ini terkadang membuat ana khawatir dengan kondisi pribadi, dan akhirnya mulai memperbaiki pola hidup-pola makan. Ingat akhawat, jadi ibu tidak mudah. Kesehatan mesti jadi prioritas karena itulah kenikmatan yang luar biasa. Mending dapat suami aghnia walau sakit bisa langsung ditangani, nah kalau tidak maka menyusahkan pribadi dan keluarga tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya bukan nyari ikhwan yang kaya tapi jaga kesehatan pribadi karena &lt;em&gt;hadits&lt;/em&gt; Nabi yang menyatakan bahwa seorang mukmin yang &lt;em&gt;kuat&lt;/em&gt; itu  lebih baik dan lebih &lt;em&gt;dicintai&lt;/em&gt; oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Maka jadilah akhawat yang kuat secara jasadi tanpa melupakan ruhy, fikri, maal, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-7689461190742883272?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/7689461190742883272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=7689461190742883272' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7689461190742883272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7689461190742883272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/10/akhawat-harus-sehat.html' title='Akhawat harus sehat'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-8937013099578850755</id><published>2008-09-04T00:56:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T01:24:18.196-07:00</updated><title type='text'>Tahun Munakahat</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan tahun 2008 ini sangat unik, karena hampir di setiap bulannya ana dapat kabar entah tetangga, teman SD sampai kuliah ada yang melangsungkan pernikahan. Sempat berbincang dengan salah seorang rekan, katanya "Tahun ini tahun munakahat teh, lihat saja nanti pasti banyak lagi yang menyusul". Barakallahu fik....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, moga dengan antum/na menggenapkan dien ini , kian optimal dalam beramal!&lt;br /&gt;Ana teringat sebuah nasyid dari Suara Persaudaraan, kalau tidak salah seperti ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai kekasih hati, ku gubahkan nasyid ini&lt;br /&gt;Sebagai tanda cinta suci, dalam naungan Ilahi&lt;br /&gt;Hari demi hari bersama mu ku lewati&lt;br /&gt;dalam suka dalam duka, dalam menuju ridla-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikrarkan bersama untuk tetap dijalan-Nya&lt;br /&gt;Bahtera rumah tangga teladankan Rasul mulia&lt;br /&gt;Didik putra-putri sebagai amanah Ilahi&lt;br /&gt;Bekali akhlak insani jadikan mu'min sejati&lt;br /&gt;Insya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah ya... hehe..&lt;br /&gt;Selamat melakukan perjalanan baru ikhwah, pernikahan itu tak sekedar menyatukan dua insan. Tapi membangun batu bata peradaban!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-8937013099578850755?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/8937013099578850755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=8937013099578850755' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8937013099578850755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8937013099578850755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/09/tahun-munakahat.html' title='Tahun Munakahat'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-196223143807349218</id><published>2008-08-28T21:32:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T22:12:32.763-07:00</updated><title type='text'>Jam malam seorang ukh...</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah wanita melakukan safar selama 3 hari kecuali bersama mahramnya.” (Hadits shahih, dikeluarkan oleh Bukhari 2/54, Muslim 9/106, Ahmad 3/7, dan Abu Dawud 1727)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir melakukan safar (bepergian) selama satu hari satu malam yang tidak disertai mahramnya.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu 'anhuma bahwasanya ia mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda : “Janganlah seorang wanita melakukan safar kecuali bersama mahramnya dan janganlah seorang laki-laki masuk menjumpainya kecuali disertai mahramnya.” Kemudian seseorang bertanya : “Wahai Rasulullah ! Sungguh aku ingin keluar bersama pasukan ini dan itu sedangkan istriku ingin menunaikan haji.” Maka bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam : “Keluarlah bersama istrimu (menunaikan haji).” (Dikeluarkan hadits ini oleh Muslim dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taujih hadits diatas ana peruntukkan untuk ana pribadi, karena memang terkadang kurang terjaga. Senang menikmati jaulah sendiri. Padahal sesungguhnya dibalik aturan yang ada, tertanam banyak hikmah. Yakni menjaga dan memuliakan kaum akhawat. Dalam kehidupan keseharian, tidak jarang kaum akhawat yang menjadi korban tindak kriminal, oleh sebab itu proteksi yang dilakukan Islam adalah jika bepergian tidak sendirian. Apalagi malam hari. Selama dua tahun, mungkin dua atau tiga pekan sekali kalau ana mudik ke Bandung, dulu jam 23.00 atau 24.00 masih di jalan. Alhamdulillahnya tidak pernah terjadi hal yang aneh-aneh pada diri ana, kecuali sempat menyaksikan beberapa orang yang sedang mabuk atau sakau mungkin... na'udzubillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Jadilah muslimah yang terjaga!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-196223143807349218?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/196223143807349218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=196223143807349218' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/196223143807349218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/196223143807349218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/08/jam-malam-seorang-ukh.html' title='Jam malam seorang ukh...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-3155298370258023631</id><published>2008-08-23T07:18:00.000-07:00</published><updated>2008-08-23T07:37:36.997-07:00</updated><title type='text'>Road to Ramadhan</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma bariklana fii rajabin wa sya'ban wa balighna ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb... berkahilah kehidupan hamba di bulan rajab dan sya'ban dan sampaikanlah usia hamba, keluarga, kerabat, sahabat-sahabat dan orang-orang mukmin kepada bulan ramadhan. Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits di atas kian familiar terdengar, sangat indah dan penuh makna isinya meskipun menurut beberapa kajian, hadits diatas ada beberapa perawinya diragukan, alias mungkar. Namun dalam keutamaan amal insya allah hadits ini masih bisa digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gersang sepertinya blog ini tanpa sambutan untuk bulan Mulia, oleh sebab itu akan ana katakan dengan terang "MARHABAN YAA RAMADHAN"  Jadikanlah kami hamba-hamba yang tidak merugi dibulan ramadhan, mendapatkan malam lailatul qadar, dan menjadi pribadi yang muttaqin. Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya ana ingin mohon maaf atas segala khilaf dan salah kepada siapapun yang pernah  bersinergis dengan ana. Moga kita melangkah pada bulan suci dengan hati yang suci pula...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; "Diriwayatkan dari Sahal bin Sa'ad : Sesungguhnya Nabi saw telah bersabda : bahwa sesungguhnya bagi Jannah itu ada sebuah pintu yang disebut " Rayyaan".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Pada hari kiamat dikatakan : Dimana orang yang puasa? ( untuk masuk Jannah melalui pintu itu), jika yang terakhir diantara mereka sudah memasuki pintu itu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; maka ditutuplah pintu itu." (HR. Bukhary Muslim).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-3155298370258023631?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/3155298370258023631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=3155298370258023631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/3155298370258023631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/3155298370258023631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/08/road-to-ramadhan.html' title='Road to Ramadhan'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-3565917251962311599</id><published>2008-08-19T23:07:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T00:33:15.429-07:00</updated><title type='text'>Rehat.. Safari... Bergerak</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Yang Maha Rahim telah menegur ana, lebih dari sepekan ana  sakit yang belum pernah ana alami sebelumnya. Entah apa, yang jelas ana tak sempatkan untuk berobat saat itu. alhamdulillah-nya sekarang sudah pulih dan bisa beraktivitas kembali. Sehat itu harus, tapi terkadang diantara kita tidak menyadari apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan. Melakukan aktivitas banyak tapi makan tidak di jaga. Bahkan Maag adalah penyakitnya para aktivis dan itu biasa bahkan dimaklumi. Aktivis seharusnya tidak demikian. Karena jika aktivis adalah penebar rahmat untuk yang lain maka dia harus memenuhi hak pribadinya, apa lagi aktivis dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakallah...&lt;br /&gt;Allah menghibur ana. Dua hari setelah pulih, TK dekat rumah mengadakan out bond dan ana jadi pendamping anak-anak. Melihat tingkah mereka membuat ana tertawa, tapi kadang merepotkan. anak-anak banyak maunya, mudah bosan, gak mau diam, dll pokoknya. di hari berikutnya kakak ana ada agenda ke Jateng. Malu memang kalau nebeng. Tapi ana beranikan diri untuk SMS dan bilang, ada lowongan gak? kalau ada ana ikut. Ternyata ada dan ana pun berangkat malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana kira hanya ke Jogja saja agendanya. Ternyata benar-benar travelling, dari Jogja-Magelang-Solo-Semarang-Pekalongan-Tegal. Tiga hari ke banyak kota, hal yang tidak biasa dan luar biasa menghabiskan energi. Subhanallah... dengan kekuatan ukhuwah semua tidak terasa lelahnya. Biasanya ana hanya pergi ke satu kota beberapa hari dengan satu agenda. Tapi yang ini lain. Benar-benar refreshing dan wisata kuliner juga. Hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keliling Jateng membuat cakrawala baru bagi ana. Dengan membaca dua buku saat itu Serial Cinta-Ust. Anis Matta dan Ten Commitments For Men- Tom Massey. Dua aliran buku yang sangat berbeda. Tapi menjadi sumber inspirasi. Perbedaan lain juga ada dan ini membuat ana bersyukur berada di Jabar khususnya di Bandung. Mengapa demikian? Di Jogja ana merasakan susahnya mencari makanan yang halal karena tempat yang ana singgahi mayoritas non muslim. Malah teman yang baru hari itu ana kenal sampai memuntahkan lagi makanan yang tadi dimakan. alhamdulillahnya dapat info kalau penjual makanan itu orang muslim. Untung dech gak jadi muntahin... hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang berbeda ketika tanggal 17 agustus di Solo. Rombongan yang lain pada belanja. Ana sendiri nunggu di mobil. Gak tahunya ada suara musik terdengar. Ternyata ada arak-arakan yang 17-an. Tahu kah antum apa yang menjadi simbol arak-arakan itu? Sebuah boneka besar berwarna merah-putih sinter claus menjadi maskotnya dengan diikuti banyak kendaraan di belakangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana berpikir dan berpikir. Ya Allah, sungguh ana bersyukur berada di tempat yang mayoritas muslim. Jika wilayah Jawa saja seperti ini, bagaimana yang lainnya? Islam menang adalah keniscayaan. Kontribusi kita sangat dinantikan dimanapun, sebagai apapun. Dengan kondisi seperti ini, membuat ana prihatin. Dimanakah muslim mayoritas? Saatnya kita bergerak dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu'alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-3565917251962311599?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/3565917251962311599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=3565917251962311599' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/3565917251962311599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/3565917251962311599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/08/rehat-safari-bergerak.html' title='Rehat.. Safari... Bergerak'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-8249336883081669489</id><published>2008-08-13T00:17:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T00:43:26.907-07:00</updated><title type='text'>Sejenak...</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah antum/na berpikir sejenak...&lt;br /&gt;Siapakah yang menyuruh antum/na bergerak dalam dakwah ini?&lt;br /&gt;Siapakah yang menyuruh antum/na menghabiskan banyak waktu, tenaga dan pikiran untuk dakwah ini?&lt;br /&gt;Siapakah yang menyuruh antum/na rela mengorbankan apa saja yang antum/na miliki untuk dakwah ini?&lt;br /&gt;Semua hanya diri antum/na yang tahu, siapa yang menggerakkan diri, apa motivasi dan apa tujuan akhir  sehingga antum/na berada  dalam lingkaran dakwah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kepalsuan kadang menerpa para pengusungnya. Mungkin pada diri ana sendiri-pun. Mengapa demikian? Karena prioritas dalam berdakwah mestinya tidak melupakan eksistensi pokok diri kita. Entah itu sebagai pelajar, mahasiswa, karyawan, guru, usahawan, dan lain sebagainya. Dan hal ini terkadang dilupakan, sehingga eksistensi awal kita di nomor-dua-kan. Sehingga dikampus tidak jarang para aktivis yang masa kuliahnya menjadi tidak wajar alias panjang dan lama. Ada sebuah pernyataan dari seorang ikhwah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"sekarang bukan saatnya berlama-lama kuliah"&lt;/span&gt;. Memang benar,  sekarang serba cepat. Akselerasi adalah sebuah keniscayaan, jadi mesti disadari dari awal sebelum kita bergerak di dunia dakwah agar tidak melupakan eksistensi awal kita sehingga menjadi tawazun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mestinya, setelah kita meminang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"dakwah"&lt;/span&gt; ini, motivasi kita dalam melakukan segala aktivitas kebaikan lebih tinggi, bukannya menurun bahkan tidak produktif. Dengan dakwah semua mesti terarah. Ana teringat saat silaturrahim ke rumah salah seorang ustadz di Bandung. Tentang mentoring kampus, kata beliau dengan mentoring seharusnya dapat mengarahkan jalan hidup pesertanya, dengan acuan di tahun pertama mereka baru ta'aruf (mengenal kampus), di tahun kedua mulai aktif berorganisasi, di tahun ketiga menjadi top-leader, kemudian di tahun keempat fokus ke akademik dan maisyah, kemudian lulus dan langsung menikah. Ideal memang! Tapi terkadang kultur dikampus tidak demikian. Sehingga membuat para aktivis berlama-lama untuk kuliah dan mengkader penerusnya setelah tahun keempat. Harapannya gambaran tadi menjadi pencerahan untuk tidak berlama-lama dikampus, tetapi melakukan langkah-langkah yang tepat di setiap tahunnya. Allahu'alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-8249336883081669489?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/8249336883081669489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=8249336883081669489' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8249336883081669489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8249336883081669489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/08/sejenak.html' title='Sejenak...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-8240019811328633618</id><published>2008-07-31T00:08:00.000-07:00</published><updated>2008-07-31T00:30:49.190-07:00</updated><title type='text'>Ana dan kenangan dulu..</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana ingin cerita tentang Bandung disaat ana masih kecil. Dulu ana dan keluarga tinggal di Jl. Ambon dekat GOR dan Lapangan Saparua. Ana habiskan masa kecil sekitar 6,5 tahun disana. Apa yang ana rasakan saat itu? Sepertinya enjoy-enjoy saja... Namanya juga anak-anak, tidak ada yang dipikirkan, tak ada beban. Yang ana ingat dulu itu sering ada pertunjukan budaya di GOR Saparua. Mulai dari tarian daerah, pertunjukan gajah, sampai ondel-ondel yang membuat ana lari ketakutan. hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana suka bermain di daerah Jl. Seram, Taman Maluku, Gasibu kadang-kadang...&lt;br /&gt;Dulu, setiap pagi Ibu selalu membelikanku roti bakar dan bubur kacang hijau... Duh jadi pengen nich. Ada beberapa teman sebaya saat itu, sekitar tiga orang. Dan ada hal yang selalu qta tunggu... Apa itu? Itu adalah angin besar, yang qta sebut angin puyuh. Entah sebesar apa, yang jelas angin itu agak sering mucul waktu ana kecil dan mampu menerbangkan seng yang digunakan sebagai atap kios-kios sekitar Jl. Ambon saat itu.  Misi ana dan teman-teman cukup sederhana sebenarnya, mengapa qta senang kalau ada angin puyuh. Itu karena Pohon Asem yang berjajar di sepanjang jalan akan menggugurkan buahnya dan itu adalah panen asem bagi ana dan kawan-kawan, begitupun dengan kedua kakak ana. Sehingga pulang kerumah bisa bawa asem satu kaleng biscuit penuh... Barakah bukan? hehe...&lt;br /&gt;Memang terkadang lucu, mungkin bagi orang dewasa kejadian ini adalah hal yag mengerikan, tapi bagi ana dan kawan-kawan saat itu kejadian ini adalah anugerah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kenangan yang takan terlupakan. Bandung saat itu dingin dan sering hujan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-8240019811328633618?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/8240019811328633618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=8240019811328633618' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8240019811328633618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8240019811328633618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/07/ana-dan-kenangan-dulu.html' title='Ana dan kenangan dulu..'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-5883515246698518198</id><published>2008-07-22T23:35:00.000-07:00</published><updated>2008-07-22T23:53:12.788-07:00</updated><title type='text'>Beres?!</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, akhirnya kegiatan yang telah direncanakan sekian lama beres juga. PUSKOMDAYS, ya agenda besar FSLDK yang membuat ana dan kawan2 SC-OC  bisa dikatakan kelimpungan. Tapi alhamdulillah lancar juga, dengan segala keterbatasan yang kami miliki tentunya.  Sungguh Allah senantiasa  memberikan kemudahan bagi hambanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak  November lalu, ba'da di putuskan Bandung sebagai tuan rumah kegiatan ini. Sungguh ada beberapa hal yang menghambat kerja kami. Mulai dari birokrasi, acara sampai dengan pendanaan. Namun perhitungan Allah akan sangat berbeda dengan perhitungan hambanya. Yang menurut qta tidak mungkin, akan sangat mudah bagi-Nya. Ana sadari, mungkin ini amanah terakhir ana di agenda dakwah kampus nasional. Ada merasa lega ba'da agenda ini. Namun disisi lain ana merindukan saat2 bersinergis dengan teman2 se-nusantara. Subhanallah, banyak hal yang tak tergantikan dalam hidup ana. Jika hari ini qta masih mengeluh, sungguh sebenarnya Allah telah memberikan segalanya bagi qta, tinggal bagaimana qta menyikapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moga di episode kehidupan berikutnya, bisa membuat diri ana lebih baik lagi...&lt;br /&gt;Jazakumullah khair tuk semuanya, atas ukhuwahnya dan ide2 cerdasnya. Ana mohon maaf jika tidak optimal. Tuk adik2 dikampus, terus berjuang ya! Estafeta dakwah ini ada ditangan antum/na.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukran 'ala juhdikum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-5883515246698518198?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/5883515246698518198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=5883515246698518198' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5883515246698518198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5883515246698518198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/07/beres.html' title='Beres?!'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-7296220932861575746</id><published>2008-06-30T07:14:00.000-07:00</published><updated>2008-06-30T07:44:14.010-07:00</updated><title type='text'>Apa ya...?</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah tiga hari Musyag ditambah dua hari di FSDA membuat pikiran seperti  anggota dewan saja yang kerjaannya sidang dan sidang... yang penting membuahkan hasil dan solusi, semua bukan simbolis, ritual tahunan dan bukan pula ajang saling menjatuhkan dan mendebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak dipungkiri momen besar Fosil Nas atau Da salah satunya adalah ajang melepas rindu dengan teman yang lama tidak bertemu, atau teman chatting dan SMS yang belum pernah bertemu didarat. Apapun tujuannya yang jelas kita semua "punya itikad baik". Lho koq jadi gak nyambung? Ana sedang teringat kata-kata itu yang sering muncul dipertemuan dua hari kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang tadi ada seorang ikhwan nelphon, beliau dari luar kota yang sempatkan jalan-jalan ba'da agenda FSDA. Ana pikir ada yang penting dan mendesak. Ternyata sang ikhwan sedang di pasar baru dan menanyakan tempat jualan kerudung dan berapa harganya. Lucu memang, tapi pertanyaan ringan ini gak bisa ana jawab. Kenapa? Karena ana gak suka belanja, dan memang ada kebiasaan akhwat lainnya yang tidak begitu ana sukai. Mestinya tidak begitu, tapi memang begitu adanya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-7296220932861575746?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/7296220932861575746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=7296220932861575746' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7296220932861575746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7296220932861575746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/06/apa-ya.html' title='Apa ya...?'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-2848136275674469498</id><published>2008-06-26T07:05:00.000-07:00</published><updated>2008-06-26T07:53:47.154-07:00</updated><title type='text'>Lengser...</title><content type='html'>Kehidupan ini senantiasa berputar layaknya bumi ini. Ada siang ada malam, ada pagi ada petang. Ada pertemuan ada pula perpisahan, ada awal amanah ada pula akhir amanah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama empat tahun, banyak kisah mewarnai hari-hari ana dalam menapaki jalan dakwah di kampus, meski kadang dengan berlari, berjalan atau tertatih sekalipun. Ikhwah, sungguh takkan tergantikan nikmatnya berada didalam dunia dakwah kampus, hanya kali ini dan takkan berulang. Jangan antum/na sia-siakan apa yang telah ada dihadapan antum/na. Mari berkontribusi dilini manapun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-2848136275674469498?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/2848136275674469498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=2848136275674469498' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/2848136275674469498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/2848136275674469498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/06/lengser.html' title='Lengser...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-4569563338432828167</id><published>2008-06-14T05:35:00.001-07:00</published><updated>2008-06-14T06:46:05.703-07:00</updated><title type='text'>Ingat  yang dulu...</title><content type='html'>Bismillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa hari ini terasa lelah sekali. Serba tidak "FRESH", mata dan  badan terasa lelah. Namun ana pakasakan juga untuk menghadiri walimah teman sekelas hari ini.  Kamis dan Jum'at kemarin ana coba untuk  tunaikan amanah sehingga harus berkeliling Depok dan Jakarta, tapi Subhanallah banyak sekali hikmah dan ibrah yang dapat ana ambil dari perjalanan ini. Ana jadi teringat taujih dari Ketua Jarmusnas periode lalu, Uni Agustiba dari Unand sana saat syuro BP-SC FSLDK Januari 2007 di Bekasi. Beliau mengungkapkan tiga hikmah yang dapat diambil dari sebuah perjalanan dakwah, yakni: bertambahnya iman dengan ditandai dengan banyaknya amal shaleh, yang kedua bertambahnya ilmu dan yang ketiga bertambahnya ukhuwah. Subhanallah, semua terasakan dan dapat dirasakan. Ana sangat merindukan kabar antum/na semua yang telah menggoreskan tinta perjalanan dakwah ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak agenda dikampus, karena memang kuliah tinggal sedikit dan pekan tekun sebelum UAS. Tak terasa dalam hitungan hari amanah dikampuspun akan diwariskan pada "harokawan/harokawati" selanjutnya. Tidak lazim memang istilah ini, tetapi ini dapat disandangkan pada ikhwah kita yang senantiasa produktif dalam dakwah. Moga tetap istiqamah adik-adikku!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba'da dari warnet kampus, ana bergegas pulang karena adzan telah berkumandang, tak terasa memang. Waktu cepat sekali mengalir dan mampu dibendung oleh siapapun diantara kita kecuali dengan mengefektifkannya dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Tak biasanya ana menoleh kanan kiri kalau  jalan, tapi tadi ana ingin sekali menoleh ke sebelah kiri ana dan terbacalah sebuah kata yang mengingatkan ana pada masa-masa SMK dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata yang dimaksud adalah "AZIMUTH". Mungkin bagi sebagian orang ini tidak berarti apa-apa. Namun bagi ana kata ini membuat ana ingin tersenyum sendiri. Saat sekolah dulu ditengah padatnya mata pelajaran  yang membuat pusing tujuh keliling, dan ditambah guru yang agak "killer" teman-teman memanggilnya, ana dan beberapa teman sepakat membuat komunitas yang disebut dengan "AZIMUTH",  kepanjangan dari Assosiation Zomblo Imuth-Imuth. Hehe... Benar-benar ingin ketawa nich! Anggotanya ikhwan dan akhwat yang sekelas juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana absen satu-satu anggotanya, Biar tak lupa:&lt;br /&gt;1. Andi: Asal Bumi Ayu, sudah lulus dari STTTekstil, sekarang tak ada info.&lt;br /&gt;2. Encep: Asal Ciwidey, sepertinya sudah lulus dari Unikom, tak ada kabar juga&lt;br /&gt;3. Dendi: Asal kab.Bandung, sekarang kerja di Serang-Banten&lt;br /&gt;4. Dadi: Asal Bandung, sekarang kerja di Bandung&lt;br /&gt;5. Acep: Asal mana ya, lupa, tak ada kabar nich..&lt;br /&gt;6. Ace: Asalnya lupa juga+tak ada kabar&lt;br /&gt;7. Saepudin: Asal Bandung, lulus Unpad,sekarang kerja di Jakarta&lt;br /&gt;8. Nur'aisyah: Asal Majalengka, sudah nikah dan menetap di Cikarang&lt;br /&gt;9. Euis: Asal Majalengka, lagi menyelesaikan studi kebidanan&lt;br /&gt;10. Neng Tina: Asal kab.Bandung, kerja di kab.Bandung&lt;br /&gt;11. Uli: Asal Bandung, kerja di Karawang&lt;br /&gt;12. Ika: Asal Bandung, sudah nikah dan kerja di Bandung&lt;br /&gt;13. Ana sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana jadi rindu berkumpul lagi dengan kalian. Meskipun dulu hanya sekedar mengerjakan PR bareng, makan bareng, mancing bareng, bicarakan hal-hal ringan, mungkin kedepan kita bisa bicarakan dan lakukan hal yang lebih berarti dibandingkan dulu.&lt;br /&gt;Bagaimana kabar kalian teman? Adakah perubahan dalam diri kalian?!  Semoga kedepan lebih baik lagi. Insya Allah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-4569563338432828167?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/4569563338432828167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=4569563338432828167' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4569563338432828167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4569563338432828167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/06/ingat-yang-dulu.html' title='Ingat  yang dulu...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-7998755281001735706</id><published>2008-06-01T06:16:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T20:28:43.886-08:00</updated><title type='text'>Milad LDM 20th</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakallahu fik...&lt;br /&gt;Pagi yang diberkahi, semoga. Pagi tadi ana awali dengan keliling cari bingkai untuk sertifikat &lt;span style="COLOR: rgb(51,204,0)"&gt;LDM&lt;/span&gt; AWARD 2008 yang akan diberikan kepada anggota dan pengurus &lt;span style="COLOR: rgb(51,204,0)"&gt;LDM &lt;/span&gt;yang dinilai telah berkontribusi positif bagi dakwah ini. Namun ana tidak berhasil menemukan bingkai yang dimaksud. akhirnya berpikir, berpikir, dan berpikir. Mau dibagaimanakan ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai juga dikampus diatas pukul 09.00 wib, langsung menuju Aula. Ternyata belum banyak yang hadir, padahal dijadwalkan pukul 08.00 wib semua sudah ON. Ya, ini lah kultur yang masih ada, Ngaret!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski alumni hanya beberapa orang yang hadir, setidaknya momen ini menjadi penggugah motivasi bagi kami untuk lebih menggiatkan dakwah thullaby dan sya'bi. Apalagi setelah ada Talk Show &lt;span style="COLOR: rgb(51,204,0)"&gt;LDM&lt;/span&gt; dari Masa ke Masa yang menghadirkan para pendahulu dakwah kampus, yakni CDSM, LDK dan &lt;span style="COLOR: rgb(51,204,0)"&gt;LDM&lt;/span&gt;. Karena CDSM+LDK = &lt;span style="COLOR: rgb(51,204,0)"&gt;LDM&lt;/span&gt;. Selain itu, di putar juga film dokumenter &lt;span style="COLOR: rgb(51,204,0)"&gt;LDM&lt;/span&gt; yang belum rampung, tapi alhamdulillah sudah cukup mewakili gambaran eksistensi &lt;span style="COLOR: rgb(51,204,0)"&gt;LDM&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang membuat haru, saat Ketum memberikan prakata pengumuman yang mendapatkan &lt;span style="COLOR: rgb(0,153,0)"&gt;LDM&lt;/span&gt; AWARD 2008. Intinya semua Departemen mendapatkan penghargaan karena semua telah berupaya optimal dalam mengemban amanah. Semua kadep/sekdep berjajar di depan panggung, entah apa yang disampaikan Ketum sudah tak terdengar lagi, yang ada hanya haru biru di Aula saat itu. Ana sendiri merasa belum memberikan hal besar tuk dakwah ini. Moga kita senantiasa ikhlas dalam menjalaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah, mari pererat ukhuwah, kita goreskan tinta emas sejarah dalam kehidupan ini!&lt;br /&gt;Allahu Akbar!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-7998755281001735706?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/7998755281001735706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=7998755281001735706' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7998755281001735706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/7998755281001735706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/06/milad-ldm-20th.html' title='Milad LDM 20th'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-6024914427145886521</id><published>2008-05-24T05:31:00.000-07:00</published><updated>2008-05-24T07:09:42.839-07:00</updated><title type='text'>"Aina nadzoroh?"</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aina nadzoroh?" Dimana ya...&lt;br /&gt;pertanyaan itu masih terngiang di telinga ana, saat masih belajar di ma'had. Susah mikirnya, padahal jawabannya hanya "hadzihi hiya nadzoroh". hehe...&lt;br /&gt;Kenapa ana angkat judul ini, karena beberapa hari lalu ana kehilangan kaca mata ana yang setia menemani setiap aktivitas di luar. Alhamdulillah-nya hanya lima hari saja, kalo berlanjut bisa bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaca mata bisa diartikan secara denotatif atau konotatif. Ana disini ingin berbicara kaca mata dalam arti sudut pandang. Ya, sudut pandang ana terhadap sebuah iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana miris melihat tayangan iklan yang tidak mendidik, ditengah maraknya tayangan yang berbau pornografi dan mistis. Yang tidak luput dari perhatian ana adalah iklan minuman yang  mencerminkan akhlak seorang istri yang tidak  baik  terhadap suaminya dengan cara menyiramkan minuman tersebut.  Na'udzubillah...  seperti itukah akhlak seorang istri terhadap suaminya?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah, mungkin itu lelucon atau apalah, sehingga iklannya dibuat seperti itu. Namun dalam pandangan ana ini adalah sebuah iklan yang nyata-nyata tidak mendidik, tidak ada hak bagi seorang istri berbuat demikian kepada suaminya. Inikah cerminan wanita Indonesia masa kini?! Yang berbuat semaunya saat situasi menekannya, tidak berpikir jernih dan reaktif! Antum/na tahu apa jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita menjadi istri-istri yang berakhlak mulia dan berbakti. amiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-6024914427145886521?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/6024914427145886521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=6024914427145886521' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/6024914427145886521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/6024914427145886521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/05/aina-nadzoroh.html' title='&quot;Aina nadzoroh?&quot;'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-4406387029623252396</id><published>2008-05-02T01:56:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T03:03:33.732-07:00</updated><title type='text'>Jaulah ke jaulah....</title><content type='html'>Bismillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaha illallah, Allahu Akbar!!!&lt;br /&gt;Sepatutnya kita syukuri akan perjalanan yang begitu indah  di anugerahkan oleh sang Maha Pencipta, akan nikmat ukhuwah, nikmat dakwah yang dilandasi oleh tiga kenikmatan sebelumnya, yakni nikmat iman, nikmat Islam dan nikmat kesehatan. Dan sudah barang tentu tidak melupakan satu nikmat yakni nikmat kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah....&lt;br /&gt;Tak kehidupan yang kita jalani sangat ditentukan oleh keputusan yang kita ambil. Ke utara kah, barat, timur, selatan, semua terserah ikhtiar kita dengan garis yang telah ditentukan Allah pastinya. Ingin rasanya menuliskan semua pengalaman yang ada akan tetapi tidak semua bisa diungkapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad, 29 April ana jaulah dengan salah seorang jundi ana ke Sukabumi. Meskipun tempatnya di Jabar, ini pertama kali bagi ana. Sebenarnya kondisi kesehatan saat itu kurang baik, akan tetapi panggilan saudara-saudara ana yang memerlukan bimbingan, membuat ana harus melupakan kesehatan ana saat itu. Sukabumi bagi ana adalah sebuah kota yang tidak terlalu ramai, adem, damai. Subhanallah, ada yang membuat ana kagum. Disini mulai muncul LDK-LDK "mungil" yang diharapkan dapat berkontribusi untuk dakwah kampus kedepan. Tak sekedar itu, harapannya dapat menjadi pengusung dakwah dimasyarakat pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sebenarnya yang harus dimiliki oleh seorang pengusung dakwah? Hal ini tidak terlepas dari perbekalan diri kita yakni, ruhiyah yang mantap. Karena tanpa perbekalan ini kita tidak dapat bergerak. Bisa jadi jasad kita baik tapi tanpa ruhiyah yang mantap kita tidak akan melangkahkan kaki kita  untuk aktivitas dakwah.  Kemudian yang harus dimiliki adalah  perbekalan ilmu, entah itu ilmu  agama, umum,  bahkan keterampilan berbicara- public  relation. Karena sesungguhnya Rasulullah saw adalah seorang PR yang mampu meloby para pembesar di zaman itu. Perbekalan lain yakni maal, mengapa demikian? Ketika ana diminta untuk datang ke suatu tempat untuk syuro misalnya, chatting membahas agenda dakwah, sms atau apa pun bentuknya maka diperlukan dana. Memang uang bukan segala-galanya tapi segala-galanya perlu uang. Sepakat ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru satu hari berselang, panggilan itu datang kembali. Ya, ana mesti temani jundiah ana ke Solo untuk mengikuti Seminar Nasional Muslimah dan konsolidasi dakwah muslimah se-Jawa. Harapannya jundi wa jundiah ana sudah bisa dilepas, tapi lagi-lagi seorang mas'ulah tidak akan tega melepaskan jundi/jundiahnya pergi tanpa "perbekalan yang cukup".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, selasa malam ana berangkat dan sampai disana rabu pagi, perjalanan 10 jam yang lumayan melelahkan. Namun ini tak lepas dari nikmat dakwah itu sendiri. Sampai di stasiun Jebres ana kontak panitia dan langsung dijemput menuju kostan salah seorang ikhwah disana. Tak lama berselang, setelah agenda pribadi kami menuju gedung SC untuk SEMNAS SMART yang diselenggarakan JN UNS. Ba'da itu ada agenda yang tidak ana sangka yakni  sharing dengan Koordinator Jarmusnas Periode 03-04  yang dihadiri juga oleh Jarmusnas.  Semangat akhawat, bangsa menantikan karya kita!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis pukul10.45 WIB, ana jadwalkan pulang ke Bandung.  Tak disangka pukul 08.00 ada salah seorang ikhwah  datang ke kostan tempat kami  mondok.  Beliau langsung memperkenalkan diri dan mengajak kami ke Tawang Mangu- Tempat wisata disana. Setelah sekian menit berpikir kami putuskan ikut, dengan mengeluarkan uang lebih tentunya dari plan semula. Tapi tidak mengapa karena berpikir "kapan lagi?" kesempatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang pulang, inginnya beli oleh-oleh dulu. Ternyata kami kesorean- Pasar Klewer sudah tutup. Akan tetapi ikhwah disana tidak surut untuk memberikan yang terbaik pada kami, setelah membeli karcis kami keliling dulu hanya sekedar mencari makanan untuk oleh-oleh. Alhamdulillah dapat juga. Jazakumullah atas ukhuwahnya... Moga Allah SWt mempertemukan kita kembali di majlis yang lebih di ridhai-Nya. Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ONE again,&lt;/span&gt; perjalanan pulang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12 JAM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Tetap Semangat, Lebih Semangat dan Terus Semangat!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-4406387029623252396?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/4406387029623252396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=4406387029623252396' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4406387029623252396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4406387029623252396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/05/jaulah-ke-jaulah.html' title='Jaulah ke jaulah....'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-4020368552480186747</id><published>2008-04-22T22:53:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T23:42:57.001-07:00</updated><title type='text'>Teruntuk akhawat....</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bismillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana persembahkan tulisan ini untuk adik-adik ana yang Milad di bulan April, semoga tulisan ini menjadi bahan evaluasi diri kita untuk menapaki hari-hari kedepan. Uhibbukum Fillah....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;        &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;From: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/58588097"&gt;Ahmeed Faheem&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Date: Sunday, 30 March, 2008 12:47 AM &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Subject: Renungan Untuk Muslimah (Kiriman Dari Seorang Akhwat)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt; Message:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;Kriiiing, kriiiiing,kriiiiing, pak pos&lt;br /&gt;lewat tepat di depan sekumpulan akhwat&lt;br /&gt;yang sedang LIQO’ ( ngaji ), tiba-tiba&lt;br /&gt;pak pos menghampiri mereka&lt;br /&gt;“assalamu’alaikum”&lt;br /&gt;“waa’alikumussalam” jawab akhwat serempak&lt;br /&gt;“afwan, ukhti… ini ada surat untuk&lt;br /&gt;mujahidah” kata pak pos&lt;br /&gt;“ooooh… syukron pak”&lt;br /&gt;“ya.. afwan” jawab pak pos singkat,&lt;br /&gt;sesingkat beliau mampir ke tempat itu&lt;br /&gt;“assalamu’alaikum” pamit pak pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“wa’alaikum salam” jawab jilbaber&lt;br /&gt;serempaktak sabaran merekapun membuka&lt;br /&gt;surat yang baru saja di terimanya&lt;br /&gt;bereweeeek, sebuah amplop berwarna pink&lt;br /&gt;di sobek, lalu seorang murobbiyah pun&lt;br /&gt;membacanya, dan mutarobbbiyah khusyu&lt;br /&gt;mendengarkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ assalamu’alaikum warahmatullahi&lt;br /&gt;wabaraktuh “ seuntai kata dari surat itu&lt;br /&gt;mulai di baca&lt;br /&gt;“wa’alaikum salam warahmatullahi&lt;br /&gt;wabaraktuhu” jawab jilbaber lagi-lagi kompak&lt;br /&gt;“ukhti… yang di nantikan syurga “ satu&lt;br /&gt;persatu murobbiyah mulai mengalirkan&lt;br /&gt;kata-kata surat yang di bacanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…Besarnya kerudungmu tidak menjamin&lt;br /&gt;sama dengan besarnya semangat jihadmu&lt;br /&gt;menuju ridho tuhanmu,mungkinkah besarnya&lt;br /&gt;kerudungmu hanya di gunakan sebagai&lt;br /&gt;fashion atau gaya jaman sekarang, atau&lt;br /&gt;mungkin kerudung besarmu hanya di&lt;br /&gt;jadikan alat perangkap busuk supaya&lt;br /&gt;mendapatkan ikhwan yang di idamkan&lt;br /&gt;bahkan bisa jadi kerudung besarmu hanya&lt;br /&gt;akan di jadikan sebagai identitasmu&lt;br /&gt;saja, supaya bisa mendapat gelar akhwat&lt;br /&gt;dan di kagumi oleh banyak ikhwan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…tertutupnya tubuhmu Tidak&lt;br /&gt;menjamin bisa menutupi aib saudaramu,&lt;br /&gt;keluargamu bahkan diri antum sendiri,&lt;br /&gt;coba perhatikan sekejap saja, apakah aib&lt;br /&gt;saudaramu, teman dekatmu bahkan&lt;br /&gt;keluargamu sendiri sudah tertutupi,&lt;br /&gt;bukankah kebiasaan buruk seorang&lt;br /&gt;perempuan selalu terulang dengan tanpa&lt;br /&gt;di sadari melalui ocehan-ocehan kecil&lt;br /&gt;sudah membekas semua aib keluargamu, aib&lt;br /&gt;sudaramu, bahkan aib teman dekatmu&lt;br /&gt;melalui lisan manis mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…lembutnya suaramu mungkin selembut&lt;br /&gt;sutra bahkan lebih dari pada itu, tapi&lt;br /&gt;akankah kelembutan suara antum sama&lt;br /&gt;dengan lembutnya kasihmu pada&lt;br /&gt;sauadaramu, pada anak-anak jalanan, pada&lt;br /&gt;fakir miskin dan pada semua orang yang&lt;br /&gt;menginginkan kelembutan dan kasih sayangmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…lembutnya Parasmu tak menjamin&lt;br /&gt;selembut hatimu, akankah hatimu selembut&lt;br /&gt;salju yang mudah meleleh dan mudah&lt;br /&gt;terketuk ketika melihat segerombolan&lt;br /&gt;anak-anak palestina terlihat gigih&lt;br /&gt;berjuang dengan berani menaruhkan jiwa&lt;br /&gt;dan raga bahkan nyawa seklaipun dengan&lt;br /&gt;tetes darah terakhir, akankah selembut&lt;br /&gt;itu hatimu ataukah sebaliknya hatimu&lt;br /&gt;sekeras batu yang ogah dan cuek melihat&lt;br /&gt;ketertindasan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…Rajinnya tilawahmu tak menjamin&lt;br /&gt;serajin dengan shalat malammu,&lt;br /&gt;mungkinkah malam-malammu di lewati&lt;br /&gt;dengan rasa rindu menuju tuhanmu dengan&lt;br /&gt;bangun di tengah malam dan di temani&lt;br /&gt;dengan butiran-butiran air mata yang&lt;br /&gt;jatuh ke tempat sujud mu serta lantunan&lt;br /&gt;tilawah yang tak henti-hentinya berucap&lt;br /&gt;membuat setan terbirit-birit lari&lt;br /&gt;ketakutan, atau sebaliknya, malammu&lt;br /&gt;selalu di selimuti dengan tebalnya&lt;br /&gt;selimut setan dan di nina bobokan dengan&lt;br /&gt;mimpi-mimpi jorokmu bahkan lupa kapan&lt;br /&gt;bangun shalat subuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…Cerdasnya dirimu tak menjamin&lt;br /&gt;bisa mencerdaskan sesama saudaramu dan&lt;br /&gt;keluargamu, mungkinkah temanmu bisa ikut&lt;br /&gt;bergembira menikmati ilmu-ilmunya&lt;br /&gt;seperti yang entum dapatkan, ataukah&lt;br /&gt;antum tidak peduli sama sekali akan&lt;br /&gt;kecerdasan temanmu, saudaramu bahkan&lt;br /&gt;keluargamu, sehingga membiarkannya&lt;br /&gt;begitu saja sampai mereka jatuh ke dalam&lt;br /&gt;lubang yang snagat mengerikan yaitu maksiat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…cantiknya wajahmumu tidak menjamin&lt;br /&gt;kecantikan hatimu terhadap saudaramu,&lt;br /&gt;temanmu bahkan diri antum sendiri,&lt;br /&gt;pernahkah antum menyadari bahwa&lt;br /&gt;kecantikan yang antum punya hanya titipan&lt;br /&gt;ketika muda, apakah sudah tujuh puluh&lt;br /&gt;tahun kedepan antum masih terlihat&lt;br /&gt;cantik, jangan-jangan kecantikanmu hanya&lt;br /&gt;di jadikan perangkap jahat supaya bisa&lt;br /&gt;menaklukan hati ikhwan dengan&lt;br /&gt;senyuman-senyuman busukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…tundukan pandanganmu yang jatuh ke&lt;br /&gt;bumi tidak menjamin sama dengan tundukan&lt;br /&gt;semangatmu untuk berani menundukan&lt;br /&gt;musuh-musuhmu, terlalu banyak musuuh&lt;br /&gt;yang akan antum hadapi mulai dari&lt;br /&gt;musuh-musuh islam sampai musuh hawa&lt;br /&gt;nafsu pribadimu yang selalu haus dan&lt;br /&gt;lapar terhadap perbuatan jahatmu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…tajamnya tatapanmu yang menusuk&lt;br /&gt;hati, menggoda jiwa tidak menjamin sama&lt;br /&gt;dengan tajamnya kepekaan dirimu&lt;br /&gt;terhadap warga sesamamu mu yang&lt;br /&gt;tertindas di palestina, pernahkah antum&lt;br /&gt;menangis ketika mujhaid-mujahidah kecil&lt;br /&gt;tertembak mati, atau dengan cuek bebk&lt;br /&gt;membiarkan begitu saja, pernahkah antum&lt;br /&gt;merasakan bagaimana rasanya baerjihad&lt;br /&gt;yang di lakukan oleh para&lt;br /&gt;mujahidah-mujahidah teladan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…lirikan mamatamu yang&lt;br /&gt;menggetarkan jiwa tidak menjamin dapat&lt;br /&gt;menggetarkan hati saudaramu yang senang&lt;br /&gt;bermaksiat, coba antum perhatikan dunia&lt;br /&gt;sekelilingmu masih banyak teman,saudara&lt;br /&gt;bahkan keluarga antum sendiri belum&lt;br /&gt;merasakan manisnya islam dan iman mereka&lt;br /&gt;belum merasakan apa yang antum rasakan,&lt;br /&gt;bisa jadi salah satu dari kleuargamu&lt;br /&gt;masih gemar bermaksiat, berpakaian seksi&lt;br /&gt;dan berprilakaku binatang yang tak&lt;br /&gt;karuan, sanggupkah antum menggetarkan&lt;br /&gt;hati-hati mereka supaya mereka bisa&lt;br /&gt;merasakan sama apa yang kamu rasakan&lt;br /&gt;yaitu betapa lezatnya hidup dalam&lt;br /&gt;kemulyaan islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…tebalnya kerudungmu tidak menjamin&lt;br /&gt;setebal imanmu pada sang kholikmu,&lt;br /&gt;antum adalah salah satu sasaran setan&lt;br /&gt;durjana yang selalu mengiontai dari&lt;br /&gt;semua penjuru mulai dari depan belakang&lt;br /&gt;atas bawah semua setan mengintaimu,&lt;br /&gt;imanmu dalam bahaya, hatimu dalam&lt;br /&gt;ancaman, tidak akan lama lagi imanmu&lt;br /&gt;akan terobrak abrik oleh tipuan setan&lt;br /&gt;jika imanmu tidak betul-betul di jaga&lt;br /&gt;olehmu, banyak cara yang harus antum&lt;br /&gt;lakukan mulai dari diri sendiri, dari&lt;br /&gt;yang paling kecil dan seharusnya di&lt;br /&gt;lakuakn sejak dari sekarang, kapan lagi&lt;br /&gt;coba….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…Putihnya kulitmu tidak menjamin&lt;br /&gt;seputih hatimu terhadap saudaramu,&lt;br /&gt;temanmu bahkan keleuargamu sendiri,&lt;br /&gt;masih kah hatimu terpelihara dari&lt;br /&gt;berbagai penyakit yang merugikan seperti&lt;br /&gt;riya dan sombong, pernahkah antum&lt;br /&gt;membanggakan diri ketika kesuksesan&lt;br /&gt;dakwah telah di raih dan merasa diri&lt;br /&gt;paling wah, merasa diri paling aktif,&lt;br /&gt;bahkan merasa diri paling cerdas di tas&lt;br /&gt;rata-rasat akhwat yang lain, sesombong&lt;br /&gt;itukah haitmu, lallu di manakah&lt;br /&gt;beningnya hatimu, dan putihnya cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…rajinnya ngajimu tidak menjamin&lt;br /&gt;serajin infakmu ke mesjid atau mushola,&lt;br /&gt;sadarkah antum kalo kotak-kotak&lt;br /&gt;nongkrong di masjid masih terliat&lt;br /&gt;kosongdan menghawatirkan, tidakkah antum&lt;br /&gt;memikirkan infaq sedikit saja, bahkan&lt;br /&gt;kalaupun infaq, kenapa uang yang paling&lt;br /&gt;kecil dan paling lusuh yang antum&lt;br /&gt;masukan, maukah antum di beri rizki&lt;br /&gt;sepelit itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…rutinnya halaqahmu tidak menjamin&lt;br /&gt;serutin puasa sunnah senin kamis yang&lt;br /&gt;antum laksanakan , kejujuran hati tidak&lt;br /&gt;bisa di bohongi, kadang semangat fisik&lt;br /&gt;begitu bergelora untuk di laksankan&lt;br /&gt;tapi, semangat ruhani tanpa di sadari&lt;br /&gt;turun drastis, puasa yaumul bith pun&lt;br /&gt;terlupakan apalagi puasa senin kamis&lt;br /&gt;yang di rasakan terlalu sering dalam&lt;br /&gt;seminggu, separah itukah hati antum,&lt;br /&gt;makanan fisik yang antum pikirkan dan&lt;br /&gt;ternyata ruhiyah pun butuh stok makanan,&lt;br /&gt;kita tidak pernah memikirkan bagaimana&lt;br /&gt;akibatnya kalau ruhiyah kurang gizi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…manisnya senyummu tak menjamin&lt;br /&gt;semanis rasa kasihmu terhadap sesamamu,&lt;br /&gt;kadang sikap ketusmu terlalu banyak&lt;br /&gt;mengecewakan orang sepanjang jalan yang&lt;br /&gt;antum lewati, sikap ramahmu pada orang&lt;br /&gt;antum temui sangat jarang terlihat,&lt;br /&gt;bahkan selalu dan selalu terlihat cuex&lt;br /&gt;dan menyebalkan, kalau itu kenyataanya&lt;br /&gt;bagaiamana orang lain akan simpati&lt;br /&gt;terhadap komunitas dakwah yang&lt;br /&gt;memerlukan banyak kader, ingat!!! Dakwah&lt;br /&gt;tidak memerlukan antum tapi… antumlah&lt;br /&gt;yang memerlukan dakwah, kita semua&lt;br /&gt;memrlukan dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…rajinnya shalat malammu tidak&lt;br /&gt;menjamin keistiqomahan seperti&lt;br /&gt;rosulullah sebagai panutanmu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…ramahnya sikapmu tidak menjamin&lt;br /&gt;seramah sikapmu terhadap sang kholikmu,&lt;br /&gt;masihkah antum senang bermanjaan dengan&lt;br /&gt;tuhanmu dengan shalat duhamu, shalat&lt;br /&gt;malammu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…dirimu bagaikan kuntum bunga yang&lt;br /&gt;mulai merekah dan mewangi, akankah nama&lt;br /&gt;harummu di sia-siakan begitu saja dan&lt;br /&gt;atau sanggupkah antum ketika sang&lt;br /&gt;mujahid akan segara menghampirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…masih ingatkah antum terhadap&lt;br /&gt;pepatah yang masih teringiang sampai&lt;br /&gt;saat ini bahwa akhwat yang baik hanya&lt;br /&gt;untuk ikhwan yang baik, jadi&lt;br /&gt;siap-siaplah sang syuhada akan&lt;br /&gt;menjemputmu di pelaminan hijaumu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…Baik buruk parasmu bukanlah&lt;br /&gt;satu-satunya jaminan akan sukses masuk&lt;br /&gt;dalam surga rabbmu.maka, tidak usah&lt;br /&gt;berbangga diri dengan parasmu yang&lt;br /&gt;molek, tapi berbanggalah ketika iman dan&lt;br /&gt;taqwamu sudah betul-betul terasa dan&lt;br /&gt;terbukti dalam hidup sehari-harimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…muhasabah yang antum lakukan&lt;br /&gt;masihkah terlihat rutin dengan&lt;br /&gt;menghitung-hitung kejelekan dan&lt;br /&gt;kebusukan kelakuan antum yang di lakukan&lt;br /&gt;siang hari, atau bahkan kata muhasabah&lt;br /&gt;itu sudah tidak terlintas lagi dalam&lt;br /&gt;hatimu, sungguh lupa dan sirna tidak&lt;br /&gt;ingat sedikitpun apa yang harus di&lt;br /&gt;lakukan sebelum tidur, antum tidur&lt;br /&gt;mendengkur begitu saja dan tidak pernah&lt;br /&gt;kenal apa itu muhasabah sampai kapan&lt;br /&gt;akhalk busuk mu di lupakan, kenapa&lt;br /&gt;muhasabah tidak di jadikan sebagai&lt;br /&gt;moment untuk perbaikan diri bukankah&lt;br /&gt;akhwat yang hanya akan mendapatkan&lt;br /&gt;ikhwah yang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…pernahkah antum bercita-cita&lt;br /&gt;ingin mendapatkan suami ikhwan yang&lt;br /&gt;ideal, wajah yang manis, badan yang&lt;br /&gt;kekar, dengan langkah tegap dan pasti,&lt;br /&gt;bukankah apa yang antum pikirkan sama&lt;br /&gt;dengan yang ikhwan pikirkan yaitu ingin&lt;br /&gt;mencari istri yang solehah dan seorang&lt;br /&gt;mujahidah, kenapa tidak dari sekarang&lt;br /&gt;antum mempersiapkan diri menjadi&lt;br /&gt;seorang mujahidah yang solehah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…apakah kebiasaan buruk wanita lain&lt;br /&gt;masih ada dan) hinggap dalam diri&lt;br /&gt;antum,seperti bersikap pemalas dan tak&lt;br /&gt;punya tujuan atau lama-lama nonton tv&lt;br /&gt;yang tidak karuan dan hanya kan&lt;br /&gt;mengeraskan hati sampai lupa waktu, lupa&lt;br /&gt;Bantu orang tua, kapan akan menjadi&lt;br /&gt;anak yang biruwalidain, kalau memang itu&lt;br /&gt;terjadi jadi sampai kapan, mulai kapan&lt;br /&gt;antum akan mendapat gelar mujahidah atau&lt;br /&gt;akhwat solehah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti…apakah pandanganmu sudah&lt;br /&gt;terpelihara, atau pura-pura nunduk&lt;br /&gt;ketika melihat seorang ikhwan dan&lt;br /&gt;terlepas dari itu matamu kembali&lt;br /&gt;jelalatan layaknya mata harimau mencari&lt;br /&gt;mangsa, atau tundukan pandangannmu hanya&lt;br /&gt;menjadi alasan belaka karena merasa&lt;br /&gt;berkerudung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-4020368552480186747?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/4020368552480186747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=4020368552480186747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4020368552480186747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/4020368552480186747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/04/teruntuk-akhawat.html' title='Teruntuk akhawat....'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-5101295664915716660</id><published>2008-03-16T01:10:00.000-07:00</published><updated>2008-03-16T01:13:30.342-07:00</updated><title type='text'>Dadakan</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi buat lomba anak-anak SD di tempat KKN, tak lebih dari 1 jam digarap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dalam sujudku ...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Angin malam menusuk kalbu&lt;br /&gt;Keheningan  menghempas jiwa&lt;br /&gt;Kala ku lantunkan ayat-ayat Mu&lt;br /&gt;Dalam kehampaan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat demi ayat…&lt;br /&gt;Lembar demi lembar…&lt;br /&gt;Tak ku maknai sepenuhnya&lt;br /&gt;Hanya kelu bibir berucap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapankah ini kan kurasakan&lt;br /&gt;Dalam pagi berganti siang&lt;br /&gt;Saat Siang berganti malam&lt;br /&gt;Tak mampu membuatku tersadar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah berjalan tanpa ruh&lt;br /&gt;Berkata tanpa berpikir&lt;br /&gt;Melangkah tanpa tujuan&lt;br /&gt;Berkaca dalam ketiadaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dalam sujudku yang panjang&lt;br /&gt;Kurasakan keberadaan-Mu&lt;br /&gt;Mewarnai hari-hariku&lt;br /&gt;Tuk mengharap keridhoan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Panggilan Jiwa&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saat ku dengar nama mu&lt;br /&gt;Saat ku tahu pengorbanan mu&lt;br /&gt;Saat ku rasakan cinta mu&lt;br /&gt;Mengundang aku tuk selalu mengingatmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caci tak membuatmu marah&lt;br /&gt;Sikap kasar tak membuatmu dendam&lt;br /&gt;Hanya kecintaan tulus yang kau berikan&lt;br /&gt;Menjadi uswah sepanjang zaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku ada disampingmu&lt;br /&gt;Kan ku berikan pengabdianku&lt;br /&gt;Tuk Rasulullah yang selalu merindu&lt;br /&gt;Ummatnya bersatu padu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai pembawa risalah&lt;br /&gt;Jiwa ini telah memilihmu&lt;br /&gt;Tuk ikuti semua tauladanmu&lt;br /&gt;Di setiap sisi kehidupanmu nan agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Bingkai Persahabatan&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sahabat…&lt;br /&gt;Hari-hari yang kulalui terasa indah&lt;br /&gt;Saat ku berada bersamamu&lt;br /&gt;Tuk berbagi suka dan duka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin ku ungkap semua perasaan dihati&lt;br /&gt;Berbagi menyemai jalinan abadi&lt;br /&gt;Bersama menitikkan sejarah kehidupan&lt;br /&gt;Yang suci nan terpatri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah ukhuwah telah kita reguk&lt;br /&gt;Duka dan luka telah kita lewati&lt;br /&gt;Nasehat bijak telah kita timba&lt;br /&gt;Namun kini kita tak lagi bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah semua berlalu dengan waktu&lt;br /&gt;Bersama kenangan yang biru&lt;br /&gt;Menjadikan kita semakin tahu&lt;br /&gt;Arti persahabatan yang telah lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah dalam kehidupan ku…&lt;br /&gt;Tawa yang mewarnaiku…&lt;br /&gt;Tangis haru saat itu…&lt;br /&gt;Takkan mewarnaiku tanpa keberadaanmu&lt;br /&gt;Sahabatku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini hanya do’a yang terucap&lt;br /&gt;Semoga kau selalu dalam lindungan-Nya&lt;br /&gt;Tuk merajut sejarah kehidupan baru&lt;br /&gt;Dan tetap mengingatku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-5101295664915716660?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/5101295664915716660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=5101295664915716660' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5101295664915716660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5101295664915716660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/03/dadakan.html' title='Dadakan'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-61592267261627151</id><published>2008-02-26T05:10:00.001-08:00</published><updated>2008-04-02T22:02:28.534-07:00</updated><title type='text'>Hari terakhir sebelum........</title><content type='html'>Bismillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata gak enak ya jadi orang lain, biasa nyebut ana jadi aku. capek rasanya.... Mulai tulisan ini ana panggil diri dengan sebutan ana.... sama saja sich...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa jam2 terakhir meninggalkan kampus kian mendekat, tetapi tak ada persiapan yg dirasakan entah dirumah atau kampus. Seperti yg tidak akan pergi saja. Tak jauh dan tak lama memang. Ana hanya meninggalkan kampus  dan rumah selama satu bulan saja untuk menggugurkan kewajiban akademik disemester ini (KKN). Tak sekedar itu sebenarnya, akan tetapi dakwah sya'bi yg slama ini mungkin tidak terlalu menjadi prioritas, kini dipaksa untuk berkontribusi disana dengan optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah agen dakwah masa depan, apakah masih merasa tidak siap pakai di masyarakat?! Teringat salah seorang guru ana di SMK dulu, beliau bilang "Kita harus ready for use", ya kapan pun dimana pun. Ini terasa ketika terjun di masyarakat. akankah masyarakat menghormati kita karena titel kita?! sarjana misalnya. Tidak ikhwatii... yg dipandang masyarakat adalah skill kita, bagaimana kita bisa berkontribusi untuk mereka. Yg dihormati adalah struktur yg ada dalam masyarakat itu sendiri, pilihan kita adalah beradaptasi dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari kampus, mulai ada berita tak sedap dari ibu. Beliau mengabarkan ada dua orang laki2 yg bertamu kerumah ketua RT kami. Mereka menawarka agama baru dengan kompensasi 500ribu, katanya kolektif saja kalo ada lima orang ya dikasih 2,5 juta. astaghfirullah... Geram rasanya mendengar ini. Untungnya menantu ketua RT kami datang dan bilang "500ribu itu bisa dicari di tong sampah!" mereka pun pulang  tanpa membawa hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwatii, ana khawatir dengan kondisi ini. Musuh2 Islam telah kian nyata menantang kita. Entah dengan munculnya kartun nabi lagi atau apalah. Yakinlah bahwa Islam jaya adalah keniscayaan tinggal kita memposisikan diri kita untuk kemenangan itu. Kabbiru!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RPH terakhir nich...&lt;br /&gt;haru, tawa, dan  sok ngatur masih mewarnai ana hari ini.... Harus meninggalkan adik2 ana  di amanah ini rasanya belum sepenuhnya lega. Tapi harus siap untuk melepaskan karena kaderisasi adalah sebuah keharusan dalam sebuah wajihah dakwah. Seorang akh dari Kalbar sana berkata "..insya allah ada yg akan menggantikan ant, karena itu sudah dijanjikan Allah, berikan kepercayaan kepada penerus kita..".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwatii, betapa berat mengemban amanah. Namun lebih berat lagi ketika kita harus melepaskan amanah dimana kita telah meneguk nikmatnya  dakwah ini. Bersama dengan saudara2 seperjuagan menegakkan kalimatullah, dengan modal ruhy, maal, fikri yg pas2an. Mungkin dengan semangat yg naik turun pula. Tapi ikhwatii... ini kan slalu dirindukan, masa2 bersama merencanakan, bersinergis dan beramal dalam wajihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walopun orientasi ana kini berbeda, namun ingatan ana masih pada antum/na. Jundi2 ana yg selalu ana sayangi, meskipun kadang ana omel, tegur. Jangan dimasukan ke dalam hati ya...&lt;br /&gt;ana tetap mengharapkan antum/na berada dalam barisan ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1000 semangat 4 my jundi/jundiah....&lt;br /&gt;ana akan merindukan kalian semua dalam hari2 yg ana lalui....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-61592267261627151?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/61592267261627151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=61592267261627151' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/61592267261627151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/61592267261627151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/02/hari-terakhir-sebelum_26.html' title='Hari terakhir sebelum........'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-1717914029212867590</id><published>2008-02-22T22:53:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T23:58:55.783-08:00</updated><title type='text'>Salam... Amanahkah?!</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah adalah hal yg berat untuk diemban, namun pada kenyataannya banyak diantara kita yg menganggap sepele hal ini. Kita ambil saja satu contoh saja terkait amanah untuk menyampaikan salam kepada salah seorang atau beberapa dari teman kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang akh berkata : "ana menganggap itu basa basi saja, misalnya 'salam ya untuk semua ikhwah disana', jadi ga ana sampein......."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, miris sebenarnya melihat hal  ini. Namun ini adalah sebuah imbal balik dari ketidak hati-hatian kita dalam mengatakan sesuatu. Yang sebenarnya itu bisa berakibat fatal. Jangan di dramatisir! Memang. Hanya saja kita mesti menyadari bahwa yang menyampaikan salam tak ada bedanya dengan yang menerima amanah ini. Maksudnya?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada seseorang berkata: "Salam ya untuk All ikhwah disana..."&lt;br /&gt;Maka yang dititipi amanah ini akan bingung kepada siapa harus disampaikan. Ini basa-basi atau bukan! Maka alternatifnya menjadi tidak disampaikan.&lt;br /&gt;Dari sini  muncul pertanyaan, Apakah rasional menitipkan salam untuk semua saudara kita untuk satu kampus, satu daerah atau satu wilayah?  Dan ketika tidak menyampaikan kepada semua itu kita menjadi  berdosa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, mari kita sadari apa-apa yg kita ucapkan untuk tidak membebani orang lain. Jika yg di ucapkan sekedar basa-basi, maka itu bukanlah masalah. Akan tetapi ketika itu menjadi sebuah amanah, maka kita akan berdosa ketika tidak menyampaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan singkat ini menjadi bahan evaluasi bagi diri kita untuk tidak asal bicara, dan berusaha untuk menunaikan amanah sekecil apapun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wallahu'alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-1717914029212867590?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/1717914029212867590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=1717914029212867590' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/1717914029212867590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/1717914029212867590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/02/bismillah.html' title='Salam... Amanahkah?!'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-9171829278874558604</id><published>2008-01-13T20:16:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T20:23:33.505-08:00</updated><title type='text'>Terlambat</title><content type='html'>bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunggu adalah hal yang  tidak disukai banyak orang. Tetapi terlambat menjadi sebuah hal yang wajar. Mengapa demikian?&lt;br /&gt;Jika kita menunggu kereta di stasiun, jika kita terlambat lima menit saja. Tentu kita akan tertinggal dan harus menunggu jadwal kereta berangkat berikutnya. Namun yang terjadi di keseharian kita, terlambat adalah kultur.&lt;br /&gt;Benarkah demikian?&lt;br /&gt;Bagaimanakah seharusnya kita menyikapi waktu?...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-9171829278874558604?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/9171829278874558604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=9171829278874558604' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/9171829278874558604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/9171829278874558604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/01/terlambat.html' title='Terlambat'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-8680403231321768666</id><published>2008-01-05T00:09:00.000-08:00</published><updated>2008-01-05T00:25:27.271-08:00</updated><title type='text'>Allah sayang aku...</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal berhijab adalah momen yg sangat berharga bagi ku, meski saat itu masih buka tutup. Semua berproses dan terus berproses sampai akhirnya aku tetap dengan jilbab ku sampai sekarang. Dulu pas mau masuk STM Kimia, aku di antar bapak daftar. Tak disangka ada tawaran fantastik dari bapak ku saat itu, "Bapak dengar kamu dulu ingin pake kerudung, gimana sekarang baju nya mau dibuat panjang saja?". Entah mengapa tanpa berpikir panjang, aku meng-iya-kan tanpa pengetahuan- ilmu nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua terasa begitu mudah, meski pada akhir-akhir sekolah kembali bergejolak saat bapak dan ibu ku meminta aku masuk TNI. Aneh mungkin, tapi tak aneh bagi keluarga ku. Karena bapak ku bekerja di sana. Namun alhamdulillah, walau dengan waktu yg tidak singkat, orang tua ku mau memahaminya. Aku tetap berjilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus dari sekolah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-8680403231321768666?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/8680403231321768666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=8680403231321768666' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8680403231321768666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8680403231321768666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/01/allah-sayang-aku.html' title='Allah sayang aku...'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-3521753785616574205</id><published>2008-01-01T05:13:00.001-08:00</published><updated>2008-01-01T05:35:04.219-08:00</updated><title type='text'>mas'ul</title><content type='html'>bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak biasa seorang mas'ul itu seorang ukh, tetapi yang aku rasakan kondisi menuntut aku untuk menjadi seorang mas'ul. Hingga celoteh al- ukh kepada ku: "Ukh, anti nanti nyamar dulu jadi ikhwan ya, biar bisa gabung sama ikhwan". Sambil tertawa. Aku hanya bisa menyunggingkan senyum pada saudara seperjuangan ku  ini. "Ya Allah, senantiasa kuatkanlah aku untuk melangkah dijalan-Mu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, aku tidak terlalu menanggapi apa yang dikatakan al-ukh, tapi nyatanya lain. Ada sesuatu hal yang tidak bisa dilakukan akhwat. Masalah koordinasi- insya Allah aku slalu menyempatkan, bersikap dan berkata tegas pun aku usahakan. Namun, ada sisi lain yang tak bisa aku lakukan. Aku tidak bisa  ta'aruf, tafahum lebih jauh dengan ikhwan, yakni menyangkut mabit. Sebenarnya ini lah momen dimana akan saling terbuka, berbagi, dan memahami. Namun kepincangan terjadi disini. Aku seorang ukh.....!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini lah, perlunya penyokong dakwah lain. Meskipun al-ukh bisa mobile sampai malam, mengeluarkan ide cerdas tapi ada satu pos yang tidak bisa dimasukinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah dukungan dari jundi sangat penting dalam menopang dakwah yang muntijah. Apa pun posisi antum/na jangan lupakan kaderisasi adik-adiknya. Fungsikanlah diri kita sesuai amanah yang diberikan dengan tidak melupakan fitrah.&lt;br /&gt;wallahu'alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-3521753785616574205?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/3521753785616574205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=3521753785616574205' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/3521753785616574205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/3521753785616574205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2008/01/masul.html' title='mas&apos;ul'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-5266685525594501469</id><published>2007-12-25T22:45:00.000-08:00</published><updated>2007-12-25T23:44:33.612-08:00</updated><title type='text'>Babak Baru!!!</title><content type='html'>Di pertengahan tahun 2002 adalah awal buat KTP, berlaku 5 tahun... ternyata hari ini habis berlakunya, genap 5 tahun. Kalau dipikir2 5 tahun ngapain saja ya?!&lt;br /&gt;Tanggal ini tentu tidak akan dilupakan  oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Ya, tepatnya 3 tahun lalu 26 desember (tanggal milad ku) 2004 Gempa berkekuatan 8,9 SR dan gelombang tsunami tlah memporak porandakan serambi Mekah. Innalillah...&lt;br /&gt;Ketika itu aku sedang ikut Pelatihan Divisi Anti Pemurtadan-DAP FUUI tahap II, jadi tahu nya pas sore.&lt;br /&gt;Apa yang ingin ku tulis hari ini, aku tidak tahu...&lt;br /&gt;Yang jelas, aku awali hari ini dengan beberapa SMS dari beberapa teman yang mengucapkan "Met Milad......", seperti biasa setiap rabu pukul 9.30 aku ngantor ke RSAI, aktivitas yang menginjak 2 bulan aku tekuni. Tak banyak kata ketika pamit pada ortu bahkan tak sempat mencium tangan ibu atau bapak karena memang tidak bertemu. Aku langsung berangkat...&lt;br /&gt;Di Rumah Sakit alhamdulillah semua tugas ku untuk mengunjungi pasien selesai, biasanya ada pasien yang tak sempat aku santuni dalam waktu 2jam kerja.&lt;br /&gt;Apa yang berbeda di hari ini?!&lt;br /&gt;Nampaknya tak ada, kecuali rangkaian sebelum hari ini. Tak biasanya aku mabit ketika ada dibandung karena seperti ada peraturan tak tertulis dikeluarga ku, kalau menginap itu tak boleh, jadi semalam apapun aku akan usahakan pulang. Tapi ini perkara lain, karena malam ahad kemarin Bos Dakwah Kampus beserta rombongan dari Surabaya sana, safari ke kampus ku hingga mabit 2 malam. Ini membuatku mesti mabit dan ini menjadi hal yang tak biasa aku lakukan sebelumnya. Selamat jalan saudaraku... moga perjalanannya lancar dan sukses menanti antum wa antunna, ma'assalaamah wannajah!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Ukhuwah itu bukan terletak pada pertemuan, bukan pula (hanya) pada manisnya ucapan bibir, tapi pada ingatan seseorang terhadap saudaranya didalam do'anya" (Imam Al-Ghazali)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-5266685525594501469?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/5266685525594501469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=5266685525594501469' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5266685525594501469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/5266685525594501469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2007/12/babak-baru.html' title='Babak Baru!!!'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-9195586441833705646</id><published>2007-12-21T00:18:00.000-08:00</published><updated>2007-12-29T21:02:12.069-08:00</updated><title type='text'>Tak Tergantikan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#996633;"&gt;&lt;em&gt;Bismillah................&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, aku slalu bertanya2, apa yang dilakukan senior2 ku di RS. Al-Islam Bandung. Nggak nyambung banget... masa dari LDK ke Rumah Sakit. Tapi kini ku tahu, apa yang mereka lakukan karena sekarang, aku telah bergabung didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini tlah 1 bulan ku lalui, setiap pekan 2 x, aku menyantuni pasien di rumah sakit ini. Subhanallah, ada yg tak dpt tergantikan disini. Kami dibawah naungan instalasi kerohanian di bagian santunan pasien dan bimbingan husnul khatimah, yg kerjaannya nengok pasien (memberi motivasi+mendo'akannya). Sepertinya mudah, tapi ternyata semua memerlukan persiapan yg EXTRA. Ruhiyah mesti dijaga, punya wudlu, shalat dluha, qiyamulail klo bisa jgn terlewat. Mengajak dialog pasien itu tidak mudah, karena respon pasien yg beragam. Alhamdulillah kalo wellcome... tapi ada juga yg acuh saat kita datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya silaturrahim disini. Aku terkadang hanya mendengarkan curhatan pasien saja...&lt;br /&gt;ada seorang ibu yg sendirian, tapi Subhanallah bliau tidak masalah tdk ditunngui anaknya, bliau sudah senang jika mendengar anak2nya sehat. Sungguh kasih ibu tidak luntur meski anaknya tidak terlalu berbakti. Suatu hari aku santunan ke Lantai kebidanan, masya Allah, disana aku temui seorang ibu yg berkata, "... tidak adil... tidak adil... kenapa pada saya...". Ternyata sang ibu baru melahirkan anak pertamanya dengan kondisi cacat. Tentu tak mudah meyakinkan seorang ibu dengan kondisi demikian, yg tlah tak yakin akan ke-Maha segalaan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah....&lt;br /&gt;Pengalaman ini tak tergantikan, meski tak banyak yg bisa ku lakukan tapi jadi pendengar setia tlah cukup bagi mereka. Snantiasa-lah motivasi diri kita untuk menjadi solusi bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;khairunnaas anfa uhum linnaas....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-9195586441833705646?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/9195586441833705646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=9195586441833705646' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/9195586441833705646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/9195586441833705646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2007/12/tak-tergantikan.html' title='Tak Tergantikan'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3656828676780178690.post-8417863028379390874</id><published>2007-12-20T23:56:00.000-08:00</published><updated>2007-12-29T21:00:31.117-08:00</updated><title type='text'>Mengawali hidup di usia 24"</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;em&gt;Bismillah&lt;/em&gt;.............&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tak terasa usia kian berkurang, "Apa yang tlah dicapai?" seolah jadi pertanyaan besar dalam benak ini. Akan kah menjadi seorang Aisyah yg berwawasan luas di usia belia, ataukah sosok pahlawan wanita- R.A. Kartini yg berkarya besar di usia 21 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Terkadang berpikir yang pasti-pasti saja, tapi relisasi setahun tak seperti yang diharapkan. Target satu tahun lalu yg tlah ditulis seakan tak berani menegur dalam kelalaianku. Namun kini kian kusadari akan perubahan yg terjadi. akademik, dakwah, maisyah, dll. Mungkin juga urusan partner hidup dunia akhirat yg kan menjadi prioritas selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Semua mudah di tulis atau di ucap tapi realisasi adalah kenyataan, bukan hayal ataupun mimpi. seseorang berkata: "punyai target u kehidupan akhirat, dunia pun demikian. Karena tanpa target kita tidak akan bersungguh-sungguh. Ust. abu Syauqi ketika usia 40 berazam u tidak meninggalkan shalat qiyamulail, ya beresin dulu kuliahnya...".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Wahai diri ku... saatnya kau bergerak, putuskan kemana kau malangkah mengarungi kehidupan fana ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3656828676780178690-8417863028379390874?l=ren-dakwah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/feeds/8417863028379390874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3656828676780178690&amp;postID=8417863028379390874' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8417863028379390874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3656828676780178690/posts/default/8417863028379390874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-dakwah.blogspot.com/2007/12/mengawali-hidup-di-usia-24.html' title='Mengawali hidup di usia 24&quot;'/><author><name>Ukh reno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03016862007609692679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
